SURABAYAPAGI,Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar kegiatan Jagoan Cegah Stunting sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian pemerintah kepada masyarakat
Kegiatan ini bertempat di Aula Kelurahan Semampir dengan dihadiri langsung oleh Rini Indriyani, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rabu (13/10).
Baca juga: Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen pada 2025, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota
Rini menyampaikan bahwa salah satu faktor penyebab stunting adalah karena kekurangan gizi kronis serta infeksi penyakit berulang, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan anak.
Rini menjelaskan, anak-anak yang mengalami stunting sebelum usia 2 tahun akan mengalami gangguan kognitif , IQ yang rendah dan masalah perilaku lainnya.
Baca juga: Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran
Namun, menurut Rini faktor terjadinya stunting tidak selalu karena masalah kesehatan. Banyak faktor pendukung lain yang bisa menjadi latar belakang oleh berbagai kondisi diantaranya ekonomi, pola hidup yang kurang bersih serta pola asuh yang tidak tepat.
“oleh karena itu hari ini kita mengajak semua kepada OPD dan berbagai pihak yang terkait masalah stunting untuk menggelar kegiatan cegah stunting ini” ujar Rini.
Baca juga: Viral Truk Bawa Sampah Berserakan, DLH Surabaya: Armada Pengangkut Wajib Tertutup dan Laik Jalan
Untuk kegiatan ini, Rini menyampaikan pihaknya memilih 10 lokus yang memiliki jumlah stunting paling besar. Nantinya pihaknya akan langsung mendatangi lokasi ini, sehingga masalah-masalah yang terjadi di lokasi seperti yang tadi dijelaskan dapat segera tertangani.
Rini berharapan dengan kegiatan ini, percepatan penanggulangan stunting di Kota Surabaya dapat segera tercapai serta tidak ada lagi balita stunting di kota Surabaya.sb1/na
Editor : Mariana Setiawati