SURABAYA PAGI, Sleman - Wahyu Eka Pramana (16) seorang remaja warga Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Korban tewas di lokasi kejadian usai tertabak kereta api di Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kemarin siang (4/1/2022) pukul 11.30 WIB.
Kapolsek Depok Barat Kompol, Amin Ruwito menyatakan bahwa korban sebelum tewas berjalan – jalan di pinggir rel di daerah tersebut. Saat berjalan itu, dari arah timur (Solo) ke barat (Yogyakarta) melintas kereta api. Masinis langsung berusaha membunyikan klakson, namun korban tidak merespon hingga akhirnya tertabrak.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon
“Karena jarak terlalu dekat, sehingga tertabrak kereta api yang sedang melintas,” ujar Kompol Amin.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi yang mengenaskan dengan posisi tubuh miring ke selatan. Beberapa bagian tubuhnya hancur serta tangan dan kakinya juga patah. Polisi menemukan sepatu dan handphone di lokasi kejadian. Berdasarkan kartu identitas yang ditemukan, korban masih berstatus pelajar/ mahasiswa. Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY. “
Baca juga: Sehari Kecelakaan Roda Dua, Dua Korban Meninggal Dunia di Blitar
Kompol Amin mengaku belum mengetahui secara pasti penyebabnya karena masih dalam penyelidikan.
“Untuk penyebabnya masih belum diketahui karena masih dalam penyelidikan,” Ujar Kompol Amin.
Baca juga: Diduga Rem Blong, Bus Tabrak Truk di Bojonegoro
Akibat kecelakaan ini, Kompol Amin semakin menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati - hati supaya kejadian serupa tidak terulang lagi. Sl
Editor : Redaksi