Ajak Ketua Banggar, Puan Maharani Seriusi Tangani Banjir di Lamongan

surabayapagi.com
Ketua DPR RI, Puan Maharani saat menyerap aspirasi dari para korban banjir yang diwakili para kades di wilayah Banjir Bengawan Jero Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Serangkaian kunjungan kerja (Kunker) ketua DPR RI Puan Maharani di beberapa titik, salah satunya wilayah Banjir Bengawan Jero Lamongan membawa angin segar dalam penanganan banjir yang hampir terjadi setiap tahun dan berlangsung puluhan tahun ini.

Dengan mengajak ketua badan anggaran DPR RI, M.H.Said Abdullah langsung ke lokasi banjir, Puan Maharani menunjukan keseriusan untuk penanganan banjir di 6 Kecamatan di Lamongan yang kerap dilanda banjir. 

"Saya datang langsung ke lokasi banjir ini ingin langsung menyerap aspirasi dan mengetahui real kondisi banjir, penyebabnya dan apa yang harus kami lakukan," kata Puan panggilan akrab anak Presiden RI ke 5 ini saat berdialog dengan 70 perwakilan Kepala Desa di zona banjir, Di Kantor Desa Soko Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan, Rabu (2/3/2022).

Disebutkan olehnya, penanganan banjir di wilayah Lamongan khususnya di Bengawan Jero ini, harus dilakukan penanganan serius mulai hulu hingga hilir. Kolaborasi dari pemerintah Kabupaten, Propinsi dan Pusat menjadi sangat penting, agar banjir yang suda melumpuhkan ekonomi hingga berbulan-bulan ada solusinya.

"Penyelesaiannya dimulai dari hulu dan hilir, memang tidak mudah untuk menormalisasi nya, tapi jangan pernah bilang tidak bisa, kita cari solusi bersama-sama, ini masalah berlarut-larut," tegas Puan.

Puan juga menegaskan, kehadirannya di tengah-tengah masyarakat korban banjir ini, dirinya mengajak langsung ketua tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, M.H. Said Abdullah, untuk segera merencanakan anggaran untuk penanganan banjir di Lamongan.

"Insyaallah dengan kehadiran saya ke sini ada solusi kongrit meski tidak sempurna, setidaknya segera ada penangan ada pompa, buka DAM dan normalisasi, ini saya bawa pak Said, untuk bisa langsung menjelaskan terkait persoalan keperpihakan pemerintah pusat untuk penanganan banjir ini," ungkapnya.

Ketua Banggar DPR RI, M.H Said dalam kesempatan itu mengungkapkan dirinya sudah mengetahui problem banjir luapan Sungai Bengawan Solo, dan Bengawan Jero. "Saya sudah tahu pokok dan problem masalahnya apa, dan memang tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan dalam penanganan banjir ini," kata Said menjelaskan.

Karena Sungai Bengawan Solo ini lanjut Said adalah sungai Nasional, maka tanggung jawab Nasional. "Saya kesini diperintah oleh ketua saya mbak Puan, dan tersirat sudah sudah tahu maksudnya," jelasnya.

Untuk menindaklanjuti perintah ketua DPR RI ini, dirinya meminta secepat mungkin bupati Lamongan untuk mengajukan proposal dalam penanganan banjir dan normalisasinya. "Kami tunggu proposal bupati Lamongan, dan maksimal bulan Maret ini proposal sudah dibawa ke Jakarta, kalau tidak jangan salahkan saya," tegasnya.

Perwakilan Kepala Desa di wilayah Banjir mengaku sangat berharap, melalui ketua DPR RI ini, banjir di Lamongan khususnya di wilayah Bengawan Jero segera teralisasi secara permanen, dan banjir sudah tidak lagi menjadi pemandangan masyarakat selama ini. 

"Banjir yang ada di wilayah kami ini mbak Puan, tidak sekedar bulanan, tapi sudah puluhan tahun, dari mulai zaman kolonial sampai zaman milenial seperti saat ini, sehingga harus ada penanganan dari pemerintah pusat, dan kehadiran mbak Puan semoga menjadi berkah bagi warga kami, dan banjir tertangani," kata Suwanto Kades Pucangkro Kecamatan Kalitengah mewakili Kades di wilayahnya.

Hadir mendampingi ketua DPR RI, selain Said adalah, Puti Guntur Soekarno Putri, Ahmad Basara, ketua DPRD Propinsi Jawa Timur, Kusnadi dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten dan Propinsi Jawa Timur.jir

 

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru