Pemkot Mojokerto Evaluasi Program Inkubasi Wirausaha Bidang Pertanian, Perikanan dan Peternakan

surabayapagi.com
Forum Group Discussion (FGD) bersama 79 ketua Kube beserta pendamping, lurah dan camat serta OPD terkait. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dalam rangka evaluasi program inkubasi wirausaha bidang pertanian, perikanan, dan peternakan, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama 79 ketua Kube beserta pendamping, lurah dan camat serta OPD terkait.

Forum diskusi yang digelar di pendopo Sabha Mandala Tama Kantor Pemerintah Kota Mojokerto ini dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan menghadirkan Ani Wijaya Kepala DiskopUKMperindag Kota Mojokerto sebagai Narasumber. Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

"Program - program seperti ini memang pasti kita evaluasi, karena kita juga dinilai oleh Pemerintah Pusat dalam menjalankan sebuah program keberhasilannya sejauh mana, dari forum ini nanti silahkan didiskusikan untuk mendapatkan keputusan yang terbaik yang akan dijadikan rekomendasi kepada kami," ungkap Ning Ita.

 

Dengan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan, membuat sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sejak awal tidak masuk dalam program prioritas Pemerintah Kota Mojokerto. Namun disaat pandemi covid -19 melanda justru sektor pertanian, perikanan, dan peternakan lah yang tidak terdampak secara signifikan, hal ini membuat seluruh daerah di Indonesia  mulai menggerakan kembali sektor tersebut.

Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP

"Dengan keterbatasan lahan yang dimiliki, wilayah perkotaan harus pandai membuat inovasi, namun pelaksanaan skema ini harus tetap harus diawasi secara mendetail, karena program ini juga dinilai oleh Pemerintah Pusat, ada tidak hasilnya, jika tidak ada hasilnya tentu ini akan jadi catatan rapor buruk bagi Pemerintah Kota, maka hasilnya harus dievaluasi," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Ning Ita, keberhasilan penyelenggaraan sebuah pemerintahan adalah bagaimana daerahnya harus maju, dimana tolak ukurnya adalah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Maka dikatakan sukses penyelenggaraan sebuah Pemerintahan jika pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya baik, begitupun sebaliknya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

"Inilah yang menjadi tolak ukur keberhasilan kami yang ada di Pemerintahan, kalau daerah nya maju, kalau masyarakatnya sejahtera berarti Pemerintahnya berhasil," imbuhnya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota pada forum ini, R Happy Dwi Prastiawan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru