Monev IGA 2026, Wali Kota Mojokerto Tekankan Inovasi Harus Berdampak bagi Masyarakat

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat membuka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengisian Indeks Inovasi Daerah (IID)/Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2026 di Bapperida Kota Mojokerto, Kamis (13/8). SP/ DWI
Walikota Ning Ita saat membuka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengisian Indeks Inovasi Daerah (IID)/Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2026 di Bapperida Kota Mojokerto, Kamis (13/8). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mendorong inovasi daerah tidak hanya diukur dari jumlah maupun capaian penghargaan, tetapi juga dari manfaat nyata yang diberikan kepada masyarakat. Hal itu menjadi fokus dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengisian Indeks Inovasi Daerah (IID)/Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2026 di Bapperida Kota Mojokerto, Kamis (13/8).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, keberhasilan inovasi tidak ditentukan oleh banyaknya inovasi yang dihasilkan, melainkan tingkat kematangan dan dampak yang diberikan.

Jumlah inovasi Kota Mojokerto sendiri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dari semula 27 inovasi pada tahun 2021, kini mencapai 259 inovasi pada 2026. Dari jumlah tersebut, 158 inovasi telah mencapai nilai kematangan 111, sedangkan 101 inovasi lainnya masih perlu diperkuat.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota menuturkan kematangan inovasi harus dapat dibuktikan melalui manfaat yang terukur. Dampaknya dapat terlihat dari meningkatnya hasil pelayanan atau terciptanya efisiensi anggaran dibandingkan sebelum inovasi diterapkan.

“Dampaknya atas inovasi ini bisa diukur sejauh mana inovasi yang kita lahirkan memberikan sebuah kemanfaatan, apakah manfaatnya meningkat atau terjadi efisiensi anggaran,” tuturnya.

Karena itu, Ning Ita meminta perangkat daerah memastikan inovasi tetap dijalankan secara berkelanjutan, bukan hanya aktif ketika menghadapi proses penilaian atau verifikasi lapangan.

Dari 101 inovasi yang belum mencapai nilai kematangan 111, sebanyak 56 inovasi berada pada rentang nilai 100-105. Sementara 45 inovasi lainnya masih berada di bawah nilai 100 dan membutuhkan pendampingan lebih lanjut.

Ning Ita menegaskan Pemkot Mojokerto akan mengawal perbaikan tersebut agar capaian inovasi daerah tidak menurun, sekaligus mendorong Kota Mojokerto kembali meraih peringkat pertama IGA tingkat nasional. 

“Saya sangat berkomitmen untuk mengawal agar Innovative Government Award untuk tahun 2026 ini Kota Mojokerto masih tetap bertahan sebagai juara nasional,” ungkap Ning Ita. dwi

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…