Buka Jasa Kelas Daring Fotografi, Pemuda Asal Surabaya ini Bantu Pelaku UMKM Dokumentasikan Produknya

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Surabaya - Kondisi ekonomi yang terdampak Covid-19 selama dua tahun terakhir dan banyaknya UMKM lahir karena masifnya pekerja yang di PHK, membuat Lukman Hermawan Prawono tergerak membantu pelaku usaha kecil dan menengah dengan membuatkan foto produknya sebagai sarana promosi digitalnya.

Lukman (36) tahun menjelaskan, ihwalnya dirinya membantu UMKM sejak Maret lalu dengan membantu membuatkan foto produknya karena dia mempunyai keahlian di bidang fotografi Still Life.

"Karena kita di masa pandemi banyak yang butuh pekerjaan terutama yang sudah bekerja banyak terkena PHK, nah saya gimana caranya membantu mereka karena mereka ini banyak yang jual rumahan karena banyaknya lahir UMKM," kata Lukman saat bertemu media ini. Kamis (26/5/2022).

Lukman membantu membuatkan foto produk UMKM dengan harga terjangkau, tak ayal ratusan pelaku usaha kecil dan menengah masuk daftar tunggu untuk menikmati jasanya.

"Tetapi kalau mereka nggak bisa memfotonya bagaimana caranya bisa dapat foto yan bagus dengan harga yang murah tapi mereka bisa dapat foto yang kualitasnya standar. Ketika saya melakukan promosi foto produk dengan harga yang sangat murah bagi UMKM, itu mereka jadi sangat tertarik dan mereka merasa ini sangat bermanfaat," terangnya.

Ratusan UMKM yang masuk daftar tunggu Lukman untuk dibantu dibuatkan foto produknya, tak sedikit yang berasal dari luar Surabaya hingga luar pulau Jawa. Sehingga pria yang juga menjual makanan ringan tersebut menyediakan kelas daring fotografi Still Life dengan harga terjangkau supaya mereka bisa memotret produknya sendiri tanpa mengirimkan produk ke Lukman.

"Karena kan kalau lokasinya di luar Jawa misalkan di Jakarta, makanannya belum tentu bisa dikirim ke Surabaya untuk di foto kan belum tentu bisa, kalau makanan mudah rusak seperti soto misalkan ya mereka lebih baik belajar foto sendiri. yai itu makanya saya juga buka kelas foto," papar Lukman yang mempunyai keahlian memotret dari belajar otodidak melalui internet.

Meski tidak punya maksud membantu pemerintah untuk meningkatkan perekonomian UMKM pasca pandemi Covid-19, Lukman menaruh keyakinan bahwa keahliannya dan ketrampilannya membuat foto produk seharga Rp.25 Ribu untuk 1 produk secara tidak langsung turut mensukseskan program pemerintah tersebut.

"Tapi memang secara nggak langsung kalau saya bantu UMKM, UMKM inilah yang membantu pemerintah," pungkasnya. By

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru