SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama arus balik mudik Lebaran 2026, dari Surabaya menuju Jakarta melalui jaringan Tol Trans Jawa membutuhkan persiapan yang tak sedikit. Yakni mulai, mempersiapkan saldo untuk uang elektronik agar tidak mengalami kendala di gerbang tol. Pasalnya, tarif tol bersifat akumulatif, panjangnya jarak tempuh dari Surabaya ke Jakarta membuat total biaya menjadi cukup besar.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), untuk kendaraan golongan I (mobil pribadi), total tarif tol yang harus disiapkan mencapai Rp 986.500. Besaran tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah ruas tol yang dilintasi dari arah Jawa Timur hingga Jakarta, Jumat (27/03/2026).
Dari Surabaya, perjalanan dimulai melalui ruas Mojokerto–Surabaya (GT Warugunung) dengan tarif Rp 43.500, dilanjutkan ke Kertosono–Mojokerto Rp 55.000, Ngawi–Kertosono Rp 102.000, dan Solo–Ngawi yang mencapai Rp 163.500.
Memasuki wilayah Jawa Tengah, tarif masih cukup tinggi. Ruas Semarang–Solo dikenakan Rp 92.000, Batang–Semarang (Kalikangkung) Rp 144.500, serta Pemalang–Batang Rp 53.000.
Sedangkan, di jalur Jawa Barat hingga mendekati Jakarta, tarif yang harus dibayar meliputi Pejagan–Pemalang Rp 66.000, Kanci–Pejagan Rp 31.500, Palimanan–Kanci Rp 13.500, hingga Cikampek–Palimanan sebesar Rp 132.000 dan Jakarta–Cikampek Rp 27.000.
Di sisi lain, ada peluang menghemat biaya perjalanan berkat diskon tarif tol yang diberlakukan saat arus balik Lebaran 2026 yang berlaku pada 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB di sejumlah ruas utama Trans Jawa, seperti Jakarta–Cikampek, Cikampek–Palimanan, hingga Semarang ABC.
Sementara itu, sebagian besar ruas tol mendapatkan potongan tarif sebesar 30 persen. Bahkan, khusus ruas Batang–Semarang, diskon yang diberikan mencapai 46 persen hingga 27 Maret 2026, sebelum kembali menjadi 23 persen pada periode 28 hingga 31 Maret 2026.
Dengan memanfaatkan periode diskon tersebut, pemudik dari Surabaya menuju Jakarta bisa menekan total biaya perjalanan. Meski demikian, pengaturan waktu perjalanan tetap perlu diperhatikan agar tidak terjebak kepadatan arus balik yang diprediksi masih akan terjadi hingga akhir Maret. sb-05/dsy
Editor : Redaksi