SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam kasus penembakan di rumah Kadiv Propram Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo, diduga ada masalah pribadi. Karena itu, ia meminta Kapolri melalui Kabareskrim Polri mengusut tuntas kasus tersebut.
Baca juga: Pengusutan Scientific Crime Investigation, Ingat Ferdy Sambo
“Saya menduga ada sesuatu yang sifatnya sangat pribadi di balik kejadian ini, something wrong-lah. Kabareskrim pasti mampu mengungkap ini secara transparan dengan melibatkan ahli balistik, psikolog forensik dan ahli lainnya serta mencermati sesungguhnya rumah tempat kejadian tersebut peruntukannya untuk apa,” kata Politikus PDI-Perjuangan, Junimart Girsang, di Jakarta, Jumat siang tadi (15/7/2022).
“Objektifitas Polri diuji dalam pengungkapan kasus ini. Sesama Polisi saling tembak tanpa alasan yang rasional tentu tidak bisa diterima umum dan akal sehat. Apakah sesederhana itu masalahnya sehingga terjadi saling menembak? Apakah Bharada E dalam posisi overmacht atau noodwer? Apakah memang benar terjadi tembak menembak di rumah itu?” papar Junimart.
Baca juga: MA Ungkap Alasan Korting Ferdy Sambo, Mengabdi 30 Tahun di Polri dan Akui Kesalahan
Junimart menduga ada masalah pribadi dalam peristiwa ini. Karena itu, dirinya meminta Kapolri melalui Kabareskrim Polri bisa mengusut tuntas kasus tersebut.
Menurut Junimart yang juga mantan pengacara itu, terkait proses pendalaman maupun penyidikan yang baru beberapa hari berlangsung oleh Polri dan tim khusus terkesan terlalu cepat menyatakan kesimpulan bahwa peristiwa tersebut didasari oleh perkara pelecehan.
Baca juga: Sambo Mesti Bayar Restitusi ke Keluarga Yoshua
"Menurut saya terlalu cepat menyimpulkan kejadian itu dengan dasar pelecehan. Pelecehan seksual kah atau pelecehan verbal? Ini harus clear. Beritanya menodongkan pistol, mestinya pengancaman dong, bukan pelecehan,” ujar Junimart. (rmc)
Editor : Raditya Mohammer Khadaffi