Sekolah di Sumenep Nyaris Roboh, Pemerintah Harus Tahu

surabayapagi.com
Gedung sekolah SDN Dasuk Barat, Jalan Raya Sergang Dasuk Kab. Sumenep, sangat memprihatinkan. SP/Ainur Rahman

SURABAYAPAGI, Sumenep - Ketua Ikatan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Wartawan (IKWAL) Kab. Sumenep Moh. Ali, melakukan sidak ke sejumlah sekolah terkait dugaan beberapa sekolah yang mendapat bantuan rehab ruang kelas baik berat, ringan dan sedang.

Tujuan dilaksanakannya sidak karena muncul dugaan penyalahgunaan aset sekolah, yang dilakukan oleh CV sebagai pemegang kebijakan dalam teknik pekerjaan.

Baca juga: Pasien Asal Rubaru Apresiasi Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep

"Saya hanya ingin meluruskan dugaan yang disampaikan awak media, mengenai beberapa aset sekolah yang disalahgunakan oleh CV, kita sebagai kontrol sosial kemasyarakatan, dianggap sangat penting untuk membantu negara dalam menyelamatkan aset negara" ungkapnya.

Selain itu, kata Ali, ada beberapa temuan yang mengarah kepada lenyapnya aset sekolah yang hal itu telah merugikan kepada negara. " Kita akan usut tuntas persoalan aset yang disalahgunakan dan menjadi milik pribadi" tegasnya.

Pihaknya masih toleran jika aset sekolah yang masih layak digunakan kembali untuk keperluan sekolah. Sebab, kata dia, dikhawatirkan ada banyak aset yang disalahgunakan dan diambil oleh oknum yang tak bertanggung jawab. 

" Kita maklum, bila aset itu tak dipakai dan di kembalikan ke negara, dengan cara apapun dan dalam bentuk apapun," ungkapnya.

‘’Hal yang tak wajar bila ini asset sekolah malah dilelang atau diperuntukkan bukan kepentingan sekolah,’’pungkasnya.

Saat sidak dilakukan di SDN Dasuk Barat Kecamatan Dasuk Kab. Sumenep, Ali menemukan lembaga yang seharusnya mendapat perhatian pemerintah namun ini justru jauh dari pantauan Diknas Sumenep.

Baca juga: Hidupkan Ekonomi Warga, Pemkab Sumenep Bentuk Tim Khusus Pembinaan Koperasi

"SDN Dasuk Barat, tepatnya di Jalan Raya Sergang Dasuk Barat Kab. Sumenep, sekolahnya sangat memprihatinkan, dan hampir roboh, masih ditempati proses belajar mengajar," katanya.

WhatsApp_Image_2022-09-08_at_17.40.06

 Moh. Ali dan Guru Senior di SDN Dasuk Barat Moh. Hatip diruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

Saat ditemui, Kepala Sekolah SDN Dasuk Barat, Moh. Ridwan S.Pd sedang tidak di kantor terkendala dengan kesehatannya, namun kata salah satu stafnya, sekalipun sakit kepsek tetap masuk.

Baca juga: Publik Ingin Tahu, Pemilik CV. Jatim Wangi Merajai di Kab. Sumenep

"Pak Kepsek sekalipun sakit tetap aktip masuk kekelas, dan menjalankan tugas profesinya sebagai kepsek," kata Moh. Hatip  S. Pd, Guru Senior di SDN Dasuk Barat kepada Surabaya pagi.

Mengenai sekolah di SDN Dasuk Barat itu sudah sering mengajukan permohonan bantuan rehab, namun belum ada tanggapan, dan kita tetap menunggu, sebab kondisi gedung sudah sangat memprihatinkan.

"Gedung SDN itu sudah tua, atapnya juga sudah bocor, prihatin memang tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa, selain perhatian dari Pemerintah untuk perbaikan Gedung sekolah," pungkasnya. ar

 

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru