Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Peringati Hari Telur Sedunia, Juga Bagikan 5 Ton Telur pada Warga

surabayapagi.com
Bupati Blitar Hj Mak Rini beri sambutan. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Hujan yang menerpa wilayah Blitar Raya tak menyurutkan masyarakat dalam menyambut Hari Telur Sedunia yang digelar oleh Paguyuban Peternak Rakyat Nasional Kab Blitar di Alun Alun Kantor Pemkab Blitar pada Kamis (13/10).

Acara yang dihadiri oleh Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Arief Prasetyo Adi, Bupati Blitar Hj Rini Syarifah juga Indyah Aryani Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur mewakili Gubernur Jawa Timur selain undangan Forkopimda Kab Blitar diikuti ratusan pelajar TK SD sampai SMP itu pihak PPRN membagikan telur ayam matang sebanyak 2000 butir dan 5 ton telur mentah kepada warga masyarakat dan para pelajar termasuk undangan yang hadir di acara tersebut 

Baca juga: Pemkab Blitar Tegaskan Tidak Ada Pesta Kembang Api saat Pergantian Tahun Baru 2026

Dalam kesempatan itu Bupati Blitar Hj Rini Syarifah menyampaikan dalam sambutannya mengatakan "Dalam rangka memperingati hari telur sedunia maka mari kita sama-sama menggerakkan untuk makan telur setiap hari dan itu wajib bagi anak anak," kata Bupati dalam sambutannya.

Lebih jauh Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan, bahwa Kabupaten Blitar memiliki populasi ayam ras dari bulan Januari sampai bulan September 2022 mencapai 15.118. 700 ekor dengan produksi 447.51 ton per hari. Dengan jumlah produksi yang sangat melimpah tersebut, untuk itu telur dari Blitar menyumbang 30 persen dari kebutuhan telur nasional.

"Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi tinggi dan mengandung banyak bahan penting bagi kehidupan. Sehingga momentum peringatan hari telur sedunia ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi telur," jelas Bupati yang akrab disapa Mak Rini.

Menurutnya, karena kegiatan ini selain mendukung eksistensi para peternak ayam telur juga mengkampanyekan gemar makan telur dimana sebagai peringatan hari telur sedunia.

"Semoga kegiatan ini membawa manfaat kepada kita semua khususnya sebagai upaya untuk mendukung pembangunan nasional terutama pencapaian ketahanan pangan," terangnya.

Baca juga: Polres Blitar Kota Tanam Ratusan Pohon di Aliran Kali Bladak

 

Sementara Arief Prasetyo juga berharap dengan peringatan hari telur sedunia ini, nantinya kedepan akan membantu dan mengangkat perekonomian sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya telur dalam kehidupan.

"Kami berharap dengan peringatan Hari Telur Nasional ini, masyarakat semakin paham akan telur sebagai Kapsul Gizi yang murah, meriah, mudah, sehingga Konsumsi telur di masyarakat semakin meningkat," terang Arief, dan dilanjutkan secara simbolis memberikan telur matang pada siswa siswi telur matang di panggung.

Dan dari ketua panitia pelaksana kegiatan Yesi Yuni mengatakan peternak telur ayam di Blitar masih bersyukur meskipun hampir selama dua tahun diterpa krisis pandemi. Rasa syukur tersebut mereka ungkapkan dengan menggelar kegiatan bertajuk telur untuk semua mengatasi stunting dan memberikan nutrisi untuk generasi milenial.

Baca juga: Bupati Blitar Berikan Pembekalan Kepada Seluruh Bhabinkamtibmas

 "Alhamdulillah kami bergembira meskipun sempat mengalami krisis selama dua tahun saat ini kami sebagai peternak ingin berbagi kepada masyarakat," katanya.

Juga Yesi Yuni menyebutkan, seminggu terakhir harga telur berada di kisaran Rp 21 ribu per kilogram. Harga tersebut masih di bawah harga pokok produksi. Meskipun demikian, peternak ayam telur di Kabupaten Blitar tetap kompak menggelar acara peringatan hari telur sedunia.

"Pada hari ini harga telur di bawah HPP (Harga Pokok Produksi), kami bersyukur kami bisa berbagi hari ini. Karena dengan berbagi kita juga berbagi kebahagiaan," ujarnya kepada wartawan. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru