Dinkes Batu Gencarkan Sosialisasi Penyakit Gagal Ginjal Akut

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Maraknya kasus gagal ginjal akut yang menimpa anak usia 0-18 tahun, mendapat respons serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu. Guna mengantisipasi hal itu, sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut tengah digiatkan.

"Ya, kami telah melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui gejala awal penyakit ini," kata Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinkes Batu, Susana Indahwati, saat dikonfirmasi, Rabu (19/10/2022).

Baca juga: Pesona Destinasi Hutan Pinus Bukit Jengkoang Batu, Surga Tersembunyi Bak Pedesaan Swiss

Ia menyebut, sampai saat ini tidak ada kasus gagal ginjal akut misterius di Kota Agropolitan. Namun, masyarakat diminta tetap waspada dengan cara menjaga pola hidup sehat untuk menghindari penyakit itu.

Baca juga: Jelang Nataru 2025/2026, Volume Lalu Lintas Kota Batu Diprediksi Naik 20 Persen

"Jaga perilaku hidup bersih dan sehat. Jaga daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit," tuturnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan tanda-tanda kewaspadaan dini gagal ginjal akut pada anak., seperti demam atau gejala infeksi lain selama 14 hari. Lalu, batuk, diare atau mual muntah, dan anak tidak kencing dalam 6-8 jam atau warna kencing seperti teh.

Baca juga: Angka Wisatawan Turun 30 Persen, Disparta Batu Gencarkan Promosi Jelang Nataru 2025/2026

"Jangan beri sembarang obat saat anak sakit. konsultasikan dulu kepada dokter. Kebanyakan pasien yang terkena penyakit ini tidak pernah mengalami kelainan ginjal sebelumnya," pungkasnya.

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru