Pemerintah Kantongi Dana Rp 15,2 Triliun dari Lelang 8 Seri SUN

surabayapagi.com
Gedung Kementerian Keuangan. Foto: Dok. Kemenkeu.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah berhasil mengumpulkan dana Rp 15,2 triliun dari hasil lelang delapan seri Surat Utang Negara (SUN) yang dilakukan pada 22 November 2022.

Kedelapan seri itu yakni SPN03230222 (new issuance), SPN12230818 (reopening), FR0095 (reopening), FRSDG001 (reopening), FR0096 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0089 (reopening).

Baca juga: Kemenkeu: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 107,6 Triliun di Awal Tahun

Minat investor pada lelang SUN meningkat menjadi Rp30,32 triliun, dari Rp22,99 triliun pada lelang sebelumnya. Investor optimis kondisi pasar membaik seiring dengan ekspektasi berkurangnya sikap hawkish The Fed paska penurunan tingkat inflasi di AS, dan kenaikan BI7DRR rate yang telah diantisipasi pasar.

Selain itu, dari pasar domestik, rilis data ekonomi Indonesia menunjukkan kenaikan surplus neraca perdagangan di bulan Oktober menjadi USD5,67 miliar dari USD4,99 miliar di bulan September.

Baca juga: Sri Mulyani Ingin Sistem Pembayaran Pajak Semudah Beli Pulsa

"Dengan mempertimbangkan outlook turunnya kebutuhan pembiayaan APBN tahun 2022 melalui penerbitan SBN dan dinamika kondisi pasar keuangan terkini, maka pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp15,2 triliun," kata Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Deni Ridwan di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Adapun partisipasi investor asing pada lelang ini sebesar Rp 6,40 triliun, naik 76,9 persen dari lelang sebelumnya yanebesar Rp 3,62 triliun. Jumlah incoming bids dari investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 11 dan 21 tahun yaitu Rp 4,21 triliun atau 65,79 persen dari total incoming bids investor asing. Namun akhirnya yang dimenangkan sebesar Rp 2,55 triliun atau 16,8 persen dari total awarded bids.

Baca juga: PIP Kemenkeu Telah Salurkan Pembiayaan Rp30,9 T ke Pelaku Ultra Mikro

Dalam lelang SUN kali ini, seri FR0096 yang akan jatuh tempo pada 15 Februari 2033 menjadi seri yang paling banyak diburu investor dengan jumlah penawaran masuk hingga Rp 10,25 triliun.

Sementara Seri FR0095 menjadi seri yang paling banyak dimenangkan dalam lelang kali ini. Di mana, nominal yang diserap pemerintah mencapai Rp 4,80 triliun, dengan yield rata-rata yang dimenangkan sebesar 7,12%. jk

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru