Dua Ekonom Minta tak Remehkan Orang Desa dengan Dolar

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news


SURABAYAPAGI : Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira dan Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manile, sama sama ingatkan meskipun masyarakat desa tak menggunakan dolar AS untuk transaksi, tapi dampak pelemahan rupiah tetap akan menjalar hingga ke desa. Sebab, ekonomi Indonesia sudah semakin terintegrasi dengan sistem global di mana banyak kebutuhan masyarakat desa yang terkait dengan barang impor. Barang-barang tersebut mulai dari LPG, pupuk, kendaraan bermotor, hingga barang elektronik.

            "Jangan dikira pelemahan nilai rupiah terhadap dolar yang sudah Rp 17.600 itu tidak akan menjalar ke biaya hidup yang naik di level desa," ujarnya saat dihubungi Minggu (17/5/2026).
"Emangnya orang desa nggak pakai barang-barang impor. Mulai dari handphonenya, kendaraan bermotor, komponen elektroniknya, mesin cucinya itu semua akan terpengaruh. Pupuknya pun juga akan terpengaruh harganya yang ada di sentra sentra pertanian kalau rupiahnya makin melemah," sambungnya.
Bhima mengatakan, pemerintah seharusnya mulai menyiapkan skenario mitigasi, bukan justru terkesan menantang situasi tanpa persiapan.

            "Di Indonesia ini seolah justru menantang, tapi tanpa persiapan. Saya kira sikap dan komunikasi seperti ini sangat sangat membahayakan karena masyarakat seolah dibuat tenang tapi tidak siap dengan sudden shock. Pemimpin di negara lain justru menyiapkan skenario terburuk karena efek perang masih panjang," katanya.

            Ia mengingatkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS sudah mencapai sekitar 7�lam satu tahun terakhir. Menurutnya kondisi itu menjadi alarm yang perlu dicermati serius karena bisa berdampak terhadap investasi dan ketenagakerjaan.

            "Itu semua tinggal menunggu waktu saja sampai harga-harga akan menekan di pedesaan dan jangan salah juga, kalau rupiahnya terus melemah terhadap dolar, PHK massal, desa itu akan dibanjiri oleh mereka yang jadi korban PHK di perkotaan kembali lagi ke desa tapi tidak berkerja, dan tidak berpenghasilan kan itu akan jadi beban desa," ujarnya.

Tetap Masuk ke Ekonomi Pedesaan
Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyampaikan, pelemahan rupiah ke kisaran Rp 17.600/US$ tetap masuk ke ekonomi pedesaan melalui berbagai jalur harga. Misalnya kata Yusuf, pupuk yang masih bergantung pada bahan baku impor. Harga BBM domestik juga pada akhirnya tetap dipengaruhi harga minyak dunia yang dihitung dalam dolar AS.
Kemudian pakan ternak banyak menggunakan jagung dan bungkil kedelai impor. Lalu apa bat-obatan di puskesmas, bahan pangan olahan, hingga produk konsumsi sehari-hari juga memiliki komponen impor yang cukup besar.

            "Karena itu, ketika rupiah melemah tajam, dampaknya terhadap inflasi pedesaan sebenarnya bukan persoalan apakah akan terjadi atau tidak, melainkan seberapa cepat transmisinya muncul. Biasanya efek tersebut mulai terasa dalam satu hingga dua kuartal setelah depresiasi terjadi," ujarnya saat dihubungi detikcom.

            Dari perspektif ekonomi makro, Yusuf menjelaskan persoalan yang lebih sensitif justru terletak pada sinyal kebijakan yang ditangkap pasar di mana pasar valas sangat bergantung pada persepsi mengenai komitmen otoritas dalam menjaga stabilitas.

            "Dalam situasi seperti itu, ekspektasi pelemahan bisa berkembang menjadi tekanan nyata. Investor mulai meningkatkan lindung nilai, permintaan dolar naik, arus modal keluar membesar, dan depresiasi rupiah akhirnya memperkuat dirinya sendiri. Situasi seperti ini dalam ekonomi sering disebut sebagai self-fulfilling depreciation," ujarnya.

            Dalam jangka panjang, Yusuf mengatakan narasi yang terlalu menenangkan juga justru berisiko menurunkan rasa urgensi publik terhadap kebutuhan reformasi struktural.

            "Padahal tekanan kurs yang berulang menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki persoalan mendasar, mulai dari ketergantungan impor pangan dan energi, pasar keuangan domestik yang dangkal, hingga disiplin fiskal yang sering diuji ketika tekanan global meningkat," katanya. n dc, ec, rmc

Berita Terbaru

Melalui Cek In Warga, Pemkot Surabaya Perketat Validasi Domisili SPMB

Melalui Cek In Warga, Pemkot Surabaya Perketat Validasi Domisili SPMB

Minggu, 07 Jun 2026 11:10 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/20267, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur mulai…

Salurkan 20 Kg Beras dan 4 Kg minyak goreng per KPM, Pemdes Dukuhsari Jabon Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Salurkan 20 Kg Beras dan 4 Kg minyak goreng per KPM, Pemdes Dukuhsari Jabon Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Minggu, 07 Jun 2026 11:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan…

Pemkot Malang Siapkan Seragam Gratis ke 4 Ribu Siswa SD dan SMP Negeri

Pemkot Malang Siapkan Seragam Gratis ke 4 Ribu Siswa SD dan SMP Negeri

Minggu, 07 Jun 2026 10:57 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki tahun ajaran baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur telah menyiapkan kuota pemberian seragam sekolah gratis…

Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

Minggu, 07 Jun 2026 09:27 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 09:27 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo – Kesan keliru bahwa seni tari tradisional Jawa selalu identik dengan gerakan yang lambat dan gemulai seketika runtuh di Alun-Alun P…

Puncak Hari Lingkungan Hidup, Khofifah Pimpin Aksi Bersih 10 Ton Sampah dan Tanam Pohon

Puncak Hari Lingkungan Hidup, Khofifah Pimpin Aksi Bersih 10 Ton Sampah dan Tanam Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 20:42 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin aksi bersih sampah dan penanaman pohon pada puncak peringatan Hari Lingkungan H…

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri pembukaan turnamen sepak bola Gerindra Cup 2026 U 17. Acara berlangsung di Stadion…