SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Menyusul kejadian kasus keracunan makanan yang dialami para pekerja media di Hotel Ketapang Indah, Banuwangi beberapa hari lalu, Pemkab Banyuwangi sudah membentuk tim gabungan yang dalam waktu dekat akan segera diterjunkan ke lapangan.
Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, Ainur Rofiq, selain untuk melihat kesiapan destinasi wisata, tim gabungan juga akan melakukan random chek untuk pengambilan sampel makanan.
Baca juga: Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam
"Hal tersebut untuk menjamin kesiapan, keamanan dan kesehatan destinasi wisata dalam menyambut musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kita tidak ingin kejadian beberapa hari yang lalu terjadi lagi di Banyuwangi," ungkapnya.
Baca juga: Ringankan Beban Warga, Pemkab Banyuwagi Gratiskan PBB ke Ribuan Warga Kategori Miskin
Disinggung tentang kejadian di Hotel Ketapang Indah yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Rofiq menolak menjelaskan lebih rinci. Menurutnya, masalah tersebut sudah ditangani pihak yang berwenang.
Baca juga: Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi
"Mulai dari perencanaan, sampai kedatangan, kita tidak tahu dan tidak dilibatkan. Kita hanya menyediakan undangan untuk acara BEC sebagaimana yang diminta. Itu saja. Sementara untuk kasusnya sendiri, kemarin sudah dilakukan zoom meeting antar pihak terkait," jelasnya. bud
Editor : Redaksi