SURABAYAPAGI, Surabaya - Presiden Joko Widodo meminta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berlangsung secara sportif. Jadi saya meminta, jangan ada upaya-upaya tidak sportif seperti mencoba menunda pemilu.
Pertama, Pemilu 2024 merupakan momen penting bagi bangsa ini. Pemilu ini merupakan suatu keharusan yang menjadi amanah dari konstitusi. Momentum bagi rakyat dalam mengevaluasi pembangunan yang terjadi lima tahun terakhir.
Baca juga: Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi
Untuk itu, saya berharap, Pemilu 2024 mendatang mampu menjadi kesadaran bagi semua elemen bangsa agar bisa menjaga dan memastikan agenda tersebut tetap berlangsung tepat waktu. Artinya, jangan ada usaha-usaha yang tidak sportif seperti menunda.
Jangan ada upaya-upaya tidak sportif yang berupaya mengganggu jalannya pertandingan, merenggut hak dan kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpinnya, dengan mencoba mendorong penundaan pemilu.
Kedua, pertandingan Pemilu 2024 sudah berjalan. Saat parpol mengatur ritme, strategi dan taktik agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, jangan ada pihak-pihak yang dekat otoritas setempat meminta pertandingan dihentikan.
Kemudian, saya meminta pertandingan dilanjutkan lain waktu, misalnya dengan alasan akan ada hujan deras. Padahal, bermain di bawah hujan deras biasa bagi pemain bola. Bahkan, hujan derasnya sendiri baru diprediksi, belum benar-benar kejadian.
Untuk itu, ayo masyarakat nikmati saja pertandingan yang sudah berlangsung. Sekaligus, menunggu putra dan putri terbaik bangsa mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki.
Baca juga: Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik
Menyajikan ramuan terbaik berupa visi, misi, ide, gagasan dan program-program yang bermanfaat untuk rakyat, bangsa dan negara ini.
Ketiga, komitmen menjaga agar Pemilu 2024 ini menjadi pertandingan yang sportif dan sehat, jujur dan adil semoga tidak sekedar kata-kata manis di ruang publik. Karenanya, saya meminta komitmen itu benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaannya.
Partai Demokrat siap mengawal Pemilu 2024 ini menjadi pemilu yang jujur dan adil. Saya meyakini, partai-partai politik lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki komitmen yang sama.
Baca juga: Mantan Cawapres PDIP Ajak, Semuanya Terima Hasil Pilpres 2024
Saya berharap, pemerintah bisa membantu memastikan tidak ada aparat-aparat ataupun ASN-ASN yang tergoda ataupun digoda untuk menggadaikan netralitasnya. Yang mana, akhirnya akan berpihak kepada peserta-peserta pemilu tertentu.
Mari kita jadikan Pemilu 2024 ini benar-benar berlangsung jujur, adil dan penuh dengan sportivitas di lapangan, bukan hanya lip service belaka
(Lewat keterangannya yang dikutip dari laman Republika.co.id Kamis (22 Desember 2022).
Editor : Mariana Setiawati