SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Membuka Musrenbang Kelurahan Blooto, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan agar anggaran yang telah dialokasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dimaksimalkan, Rabu (18/2) siang.
"Kalau sudah dianggarkan, harus diselenggarakan. Jangan sampai seperti kemarin, karena kalau tidak, akan kembali ke kas daerah. Kan eman-eman," tegas wali kota.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026
Mengingat pada tahun 2022, sebesar Rp 880 juta anggaran telah disiapkan oleh Pemkot. Namun, serapan hanya sebesar 68,5 persen atau sekitar Rp 603 juta.
Sementara pada tahun 2023, usulan pembangunan dianggarkan mencapai hampir Rp 6,5 miliar. Anggaran terbesar dialokasikan untuk pembangunan saluran drainase, yakni sekitar Rp 3,5 miliar.
Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP
Sisanya, selain untuk berbagai pembangunan infrastruktur fisik, anggaran juga dialokasikan untuk program pemberdayaan masyarakat. Di antaranya pelatihan digital marketing, budidaya perikanan dan pertanian, serta pengolahan hasil budidaya tersebut.
Program-program tersebut sebagai upaya Pemkot dalam menaikkan perekonomian masyarakat. Sehingga wali kota menekankan agar program tersebut dapat sepenuhnya direalisasikan.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD
"Kami berharap anggaran-anggaran itu bisa diserap 100 persen maksimal, untuk memberdayakan masyarakat," tegas sosok yang akrab disapa Ning Ita ini. Dwi
Editor : Moch Ilham