Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Bagikan 7 Ribu Salep Gatal-Gatal

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan- Banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, ikut mengganggu kesehatan warga. Banyak warga yang terserang penyakit kulit. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan pun mulai mengirimkan 7 ribu obat salep gatal. Ini, untuk mengobati masyarakat di daerah terdampak banjir yang mulai terserang kutu air.

“Kami dropping tujuh ribu salep. Ini saya baru selesai membagikannya. Tapi, masih ada di posko yang belum kebagian,” terang Samsul Huda, koordinator posko kesehatan dari Dinkes.

Baca juga: Anggarkan APBD, Pemkab Pasuruan Perbaiki Ratusan RTLH per 2026

Samsul mengaku, posko kesehatan didirikan untuk membantu masyarakat. Selain untuk menangani yang mulai terserang penyakit, juga untuk menangani mereka yang sakit parah. Beruntung, sampai Rabu (15/2) tak ada warga yang sakit parah dan butuh evakuasi.

"Insyaallah aman. Ini saya standby terus untuk memantau masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Dinkes Kota Kediri Dorong Kolaborasi Layanan Kesehatan untuk Cegah Komplikasi Hipertensi

Wildan Mubarok, 30, adalah salah satu warga Rejoso Lor yang terserang kutu air. Selama tiga hari, dia dan seluruh keluarganya berjalan di genangan air. Sebab, air tak kunjung surut. Akibatnya, mereka semua kini terserang kutu air di kaki.

“Satu keluarga kena kutu air. Tadi saya sudah ambil obat di posko kesehatan. Jadi warga yang sakit diharap langsung ke posko,” terangnya.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Pasuruan: Layanan Klinik Gigi Spesialis Terpadu RSUD Bangil

Ia berharap, banjir segera surut. Sehingga, kegiatan warga bisa kembali berjalan normal. “Jadi kami berharap air segera surut. Kalau begini terus kan bagaimana ya. Dak enak juga,” tandasnya.ris

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru