SURABAYAPAGI, Surabaya - Seiring bertambahnya usia, menjaga dan membangun kebugaran fisik menjadi hal yang sangat penting. Hal itu bisa dicapai dengan menjalani gaya hidup sehat dan aktif melakoni latihan kebugaran. Akan tetapi, perlu dipastikan melakukannya dengan benar.
Jika merasa sudah aktif berolahraga, namun tetap merasa lelah atau nyeri otot, mungkin ada pemicu tertentu. Berikut empat kesalahan saat latihan kebugaran yang bisa menyebabkan kelelahan otot seiring usia, dikutip dari laman Eat This Not That, Jumat (24/2/2023).
Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga
Pertama, tidak memasukkan latihan kardio. Sebaiknya tidak mengabaikan latihan kardio alias latihan aerobik, dan masukkan ke dalam rutinitas latihan kebugaran. Latihan ini penting untuk membangun stamina, meningkatkan daya tahan, dan mencegah otot lelah. Lakukan dua hingga tiga sesi latihan, masing-masing berdurasi 30 menit.
Kedua, melakukan latihan repetisi rendah. Kesalahan lain dalam latihan kebugaran adalah melakukan latihan dengan rentang repetisi (pengulangan gerakan) rendah. Berlatih dengan repetisi lebih rendah, membuat daya tahan otot tidak meningkat. Repetisi yang disarankan adalah 10 hingga 15 kali.
Ketiga, tidak melatih kaki. Hanya fokus pada tubuh bagian atas dan melewatkan latihan kaki bisa menyebabkan kelelahan otot seiring bertambahnya usia. Padahal, memiliki tubuh bagian bawah yang kuat amat penting. Mulailah memasukkan latihan kekuatan tubuh bagian bawah seperti squat, lunges, dan split squat.
Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus
Keempat, mengabaikan latihan kekuatan dan interval. Seseorang tidak hanya kehilangan kebugaran aerobik dan daya tahan otot seiring usia, tetapi juga kehilangan tenaga dan kinerja anaerobik. Itu sebabnya sebaiknya tidak melewatkan sesi latihan kekuatan dan interval.hlt/kbr
Editor : Mariana Setiawati