Dorong Lahirnya Pengusaha Baru, Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kue Kering

surabayapagi.com
Walikota Ning Ita didampingi Kepala Diskopukmperindag Ani Wijaya saat melihat kue kering buatan peserta pelatihan

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus mendorong terciptanya pengusaha baru UMKM demi mendukung ekosistem Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata.

Salah satu upaya yang dilakukan melalui DiskopUKMPerindag yaitu dengan menggelar pelatihan membuat kue kering bagi warga Kota Mojokerto.

"Kuliner ini juga menjadi bidang usaha yang tidak kalah potensial dibandingkan dengan alas kaki. Dari berbagai jenis kulinerr, kue kering ini menjadi salah satu yang juga diminati masyarakat," ungkap Wali kota Ika Puspitasari sekaligus menutup pelatihan, Kamis (2/3) siang.

Tidak dipungkiri, selama ini Kita Mojokerto cukup dikenal sebagai sentra alas kaki. Namun belakangan, kuliner menjadi salah satu jenis usaha yang tumbuh pesat di Kota Mojokerto.

Sebanyak 40 warga yang terdiri dari ibu-ibu turut berpartisipasi dalam pelatihan yang digelar selama tiga hari, sejak 28 Februari ini.

Pelatihan berlangsung di Gedung Workshop Alas Kaki Kota Mojokerto, Jalan Raya Surodinawan dengan menghadirkan praktisi ahli, Anik Nur Diana yang merupakan pemilik usaha Rumah Kue Tenrilangi.

Terdapat 12 jenis resep kue kering yang diajarkan kepada para peserta. Selain itu, mereka juga mendapat ilmu mengenai perhitungan HPP (Harga Pokok Produksi).

Salah satu peserta pelatihan, Dian Novita Sari (34) mengaku antusias dan bersyukur bisa mengikuti pelatihan tersebut secara cuma-cuma.

"Alhamdulillah, Pemkot banyak ngadakan pelatihan seperti ini. Tinggal daftar, bahan dan alat praktik sudah disediakan. Selain menambah ilmu jadi lebih semangat untuk mengembangkan bisnis," ujar warga Prajuritkulon Gang 5 ini. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru