SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji memperkirakan bahwa momentum bulan Ramadhan akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurut Armuji, momentum bulan ramadhan akan meningkatkan permintaan serta gelontoran uang beredar sehingga bisa meningkatkan perekonomian.
Ia menilai daya beli masyarakat di bulan ramadhan cenderung naik dan terdistribusi. Menjamurnya pedagang ultra mikro yang menjajakan sejumlah kuliner sesaat sebelum berbuka.
Baca juga: Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi
Armuji menuturkan bahwa terdapat beberapa bazar ramadhan di beberapa titik lokasi di kota Surabaya yang semakin ramai dikunjungi masyarakat diantaranya kawasan karang menjangan, Pasar Ramadhan Masjid Agung Al Akbar, Pasar Takjil kawasan Pabrik kulit wonocolo, Taman Mundu hingga bazaar Ramadhan di kampung - kampung.
“Kita melihat bahwa semarak ramadhan terasa dikampung - kampung, masyarakat dengan inisiatif dan kreasinya bisa berpartisipasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di bulan ramadhan,” kata Armuji.
Baca juga: Fenomena Tutupan Awan, BMKG: Suhu Udara Lebih Dingin Saat Malam di Surabaya
Ia juga mengaku bahwa pihaknya telah mengajak segenap jajaran pemerintahan untuk mendukung bazaar ramadhan yang diinisiasi oleh warga yang ada di kampung – kampung.
“Kalau bisa kita juga harus beli masakannya , untuk takjil maupun berbuka puasa . Dengan begitu kita sudah berbagi kepada sesama dan memberdayakan pelaku usaha kecil,” ujarnya.
Baca juga: Tebar Kepedulian Iduladha, Forwan Surabaya Salurkan 500 Paket Daging Kurban
Lebih lanjut, pihaknya juga menghimbau agar pedagang yang berjualan di bazaar ramadhan agar memperhatikan kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Salah satu caranya dengan meminimalisir penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari – hari. sb
Editor : Redaksi