SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Safari Ramadhan menjadi agenda rutin tahunan Wali kota Ika Puspitasari beserta jajaran Forkopimda dan Pemkot Mojokerto untuk melihat langsung bagaimana proses peribadatan umat muslim di masing-masing lingkungan.
"Kami ingin memastikan jika pelaksanaan peribadatan Ramadan di masing-masing lingkungan berjalan dengan lancar dan nyaman," ujar wali kota saat bersafari Ashar di Masjid Hidayatul Qur'an di Kelurahan Meri, Senin (3/4).
Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026
Lebih lanjut, pihaknya mengajak seluruh warga untuk terus mempertahankan harmoni kerukunan antar umat beragama yang selama ini telah terjalin di Kota Mojokerto.
"Saya berharap seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama saling bersatu, mengajak masyarakat untuk saling hidup rukun, berdampingan agar kerukunan dan kedamaian di Kota Mojokerto," imbuh wali kota.
Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP
Mengingat Kota Mojokerto pernah menerima penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama Republik Indonesia di tahun 2021. Penghargaan tersebut diberikan kepada 30 daerah di Indonesia yang dinilai berkontribusi untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.
Sebagai informasi, pada Ramadhan kali ini wali kota beserta jajarannya menjadwalkan Safari Ramadhan di 24 titik lokasi, baik musholla, langgar, ataupun masjid se-Kota Mojokerto. Safari Ramadhan dilakukan sembari melakukan shalat berjamaah Shubu, Ashar, ataupun Isya' dan Tarawih.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD
Selain menyapa dan berdialog langsung dengan warga, wali kota juga menyerahkan bantuan dana hibah. Misalnya kali ini, Masjid Hidayatul Qur'an menerima bantuan dana hibah dari Pemkot Mojokerto senilai Rp 150 juta.
Bantuan tersebut nantinya dimanfaatkan untuk renovasi serta melengkapi fasilitas ibadah di masjid tersebut. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kekhusyukan jamaah ketika beribadah. Dwi
Editor : Moch Ilham