Berikan Wawasan Kebangsaan, DPC Partai Gerindra Ajak Kader Satukan Suara pada Pilpres 2024

surabayapagi.com
Dewan Pakar DPP Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono memberikan wawasan kebangsaan saat acara buka puasa bersama Kebon Kota Tropical Garden Restaurant & Hall Jl. Raya Menganti, Kec Wiyung, Surabaya, Sabtu (15/4/2023). Sp/Arlana

SurabayaPagi, Surabaya - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi di Kebon Kota Tropical Garden Restaurant & Hall Jl. Raya Menganti, Kec Wiyung, Surabaya, Sabtu (15/4/2023).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dewan Pakar DPP Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) bersama tim penggerak pemenangan partai dari 25 Kecamatan.

Kegiatan ini digelar guna penguatan kader baru yang belum pernah mendapatkan pendidikan politik sekaligus di isi oleh wawasan kebangsaan para kader yang disampaikan langsung oleh BHS. 

Pada Kegiatan ini, (BHS) memberikan pandangan kebangsaan yang diusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, BHS menyampaikan kepada Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya Yona Bagus bahwa pada saat pemilu sebelumnya, Aceh, Sumatra Barat, dan Madura Prabowo Subianto sukses meraih 100 persen suara.

Pada saat itu, BHS menuturkan bahwa Prabowo mengurungkan niatnya menjadi presiden dengan tujuan ingin NKRI tetap utuh.

"Percuma saya jadi Presiden jika NKRI hilang, mendingan saya tidak usah jadi Presiden, tetapi NKRI tetap utuh," Ujar Prabowo kepada BHS.

BHS menyebut, Dengan tujuan memberikan pertahanan dan keamanan negara yang utuh, Presiden Jokowi akhirnya mengangkat Prabowo menjadi Menteri Pertahanan.

"Tujuan dari Pak Probowo ialah ingin memperkuat negara. Jangan sampai NKRI kita di rong-rong dari dalam oleh bangsa lain," Ungkapnya.

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya Yona Bagus menerangkan bahwa BHS hadir untuk memberikan wawasan tentang kebangsaan dan alasan Prabowo Subianto bergabung dalam kabinet, meski pada pemilu lalu berseberangan dengan pemerintah. 

"Di mana banyak sekali masyarakat awam yang tidak paham apa alasan pak PS masuk kabinet, begitu disampaikan oleh beliau bahwa salah satu alasan paling kuat pak Prabowo masuk kabinet Jokowi adalah untuk menyatukan kubu-kubu yang terpolarisasi," ucapnya. Sabtu malam (15/4/2023).

Yona menjelaskan guna menyatukan dua kubu pendukung yang terpolarisasi dengan adanya istilah Cebong dan Kampret pada pemilu 2019, Prabowo memutuskan untuk bergabung dalam jajaran kabinet Jokowi. 

Menurutnya, Prabowo rela menjadi menteri Pertahanan guna mewakafkan diri untuk mengabdi kepada negara, meski di awal mendapatkan resistensi dari pendukungnya.

"Massa yang awalnya condong kepadaa kami, kepada Gerindra lalu kemudian sempat berbeda pendapat, berbeda pandangan yang akhirnya berpikir negatif tentang kebijakan yang diambil pak Prabowo. Tetapi kesini-sini begitu melihat kinera positif yang luar biasa ditunjukkan pak Prabowo sebagai menteri pertahanan, maka kita tahu sendiri berpengaruh pada elektabilitas pak Prabowo yang semakin meningkat," urainya.

"Dalam hal ini secara finansial itu kita tahu sendiri bahwa pak Prabowo sudah selesai, yang dilakukan beliau sama persis sama yang dilakukan pak BHS. Bahwa beliau berada di dalam politik ini semata-mata untuk Indonesia," tambah Yona.

Pada kesempatan ini Ketua DPC Gerindra Kota Surabaya Cahyo Harjo Prakoso berterimakasih kepada ketua PAC, ketua RT/RW, tokoh masyarakat Kota Surabaya dan para relawan tim pemenangan BHS yang sudah bersama-sama sejak pemilu 2014.

"Saya mengapresiasi dedikasi, loyalitas, dan militansi nya untuk terus mau berjuang bersama BHS," Ujarnya. 

Pada kegiatan tersebut, Cahyo melihat semangat dari teman-teman PAC, karena menurutnya tim PAC telah memberinya kesempatan untuk turun ke semua Kecamatan untuk melakukan konsolidasi internal. 

Hal ini dilakukan oleh Cahyo dengan tujuan untuk mendengar langsung harapan, keluh kesah, dan lebih mendekatkan diri sebagai calon pemimpin di Kota Surabaya.

"Kalau kita sebagai pemimpin tidak dekat dengan para rakyatnya, bagaimana kita bisa sukses dalam menjalankan kegiatan untuk dapat mencapai kemakmuran bagi masyarakat Kota Surabaya," Ucap Cahyo.

Dalam sambutanya, Cahyo menjelaskan tujuannya berpolitik dan berkumpul pada acara ini ialah untuk mewujudkan Kota Surabaya yang adil, makmur, dan sejahtera bagi warganya.

"Semua hanya ingin menjadi bagian besar dari suatu perjuangan anak bangsa, memberikan kepastian kepada anak cucu kita bahwa bangsa Indonesia khususnya Kota Surabaya memiliki masa depan yang cerah untuk kedepannya," Pungkasnya.

Di acara buka bersama yang dihadiri puluhan kader dari 25 PAC di Surabaya, juga untuk mengkonsolidasikan langkah memenangkan pemilu 2024. Karena BHS yang merupakan Dewan Penasehat DPP Gerindra akan mengikuti kontestasi pileg DPR RI, sedangkan Cahyo Harjo Prakoso mencalonkan diri sebagai DPR Provinsi Jatim sedangkan Yona Bagus maju dalam pemilihan DPRD Kota Surabaya. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru