Playground Alun-alun Malang Sudah Rusak, Padahal Baru Direvitalisasi Rp5 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi terkini, playground Alun-Alun Merdeka Malang rusak, padahal baru di revitalisasi. SP/ MLG
Kondisi terkini, playground Alun-Alun Merdeka Malang rusak, padahal baru di revitalisasi. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, progres revitalisasi playground di Alun-alun Merdeka Malang mendadak jadi sorotan dan menuai kritik netizen hingga masyarakat wilayah tersebut. Pasalnya, ikon Kota Malang ini baru saja di revitalisasi besar-besaran senilai Rp 5 miliar. Usut punya usut, kerusakan tersebut terjadi karena pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang ternyata masih mempertahankan modul lama pada area permainan anak tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Raymond menjelaskan, bahwa dalam proyek penataan tersebut, tidak semua alat permainan diganti dengan unit baru. Ada pembagian penanganan, mulai dari pengadaan barang baru, perbaikan total, hingga sekadar perbaikan ringan pada modul yang sudah ada sebelumnya. Sialnya, bagian yang kini mengalami kerusakan justru berasal dari sisa-sisa fasilitas lama.

"Playground itu ada beberapa titik. Ada yang memang baru, ada yang diganti, dan ada yang modul lamanya hanya diperbaiki. Nah yang rusak ini adalah bagian lama yang diperbaiki," ujar Raymond, Rabu (06/05/2026).

Lebih lanjut, dirinya mengungkap jika ada ketidaksesuaian antara perencanaan awal dengan fakta di lapangan. Saat direncanakan pada tahun 2024, modul lama tersebut dinilai masih layak diperbaiki. Namun, saat eksekusi proyek berjalan pada 2025, tingkat kerusakan modul lama itu ternyata semakin parah dan seharusnya sudah layak diganti total.

Sementara itu, terkait kendalanya, aturan administrasi menghalangi penggantian tersebut secara mendadak. Karena di dalam perencanaan anggaran sudah dipatok sebagai pos perbaikan. Maka pihak pelaksana tetap melakukan perbaikan alih-alih membeli unit baru. Meski begitu, ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya perbaikan saat ini.

Sebab, proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan sehingga vendor pelaksana wajib bertanggung jawab membenahi kerusakan yang ada. Selain faktor material, DLH juga menengarai adanya perilaku pengunjung yang kurang tertib sebagai pemicu cepatnya fasilitas tersebut rusak. Kondisi ini membuat area playground Alun-alun Merdeka akan ditutup sementara dalam waktu dekat guna proses pengecekan dan perbaikan bersama vendor. ml-02/dsy

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…