Pembangunan Jalan Pansela di Jatim Rampung 350,57 Km per Februari 2023

surabayapagi.com
Jalan Pansela Jatim. Foto: Kementerian PUPR.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali (BBPJN Jatim–Bali) saat ini terus berupaya merampungkan pembangunan jalan lintas Pantai Selatan (Pansela) Jatim agar dapat segera tersambung sepenuhnya.

Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan BBPJN Jatim–Bali, Ayu Pertimasari Sekar Handayani mengatakan bahwa per Februari 2023 jalan Pansela telah terbangun sepanjang 350,57 km dari total panjang rencana pembangunan 628,39 km.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Kemantapan Jalan Nasional di Jatim Capai 97,34 Persen

Meski pembangunan jalan Pansela baru mencapai 55 persen lebih dari yang ditargetkan, BBPJN Jatim- Bali berupaya merampungkan secara tepat waktu dan tepat mutu.

Ayu menuturkan, untuk tahun anggaran 2023 pihaknya tengah menyelesaikan jalur Pansela sepanjang ±40,27 km. Adapun sumber anggaran pembangunan dari APBN, SBSN, maupun loan dari luar negeri seperti Islamic Development Bank (IsDB).

“TRSS (Trans South – South Java Road -red) Phase I dengan loan IsDB itukan dimulai sejak tahun 2019 sampai tahun 2023, nantinya panjang jalan yang dibangun dari loan IsDB jika selesai pembangunannya akan memiliki panjang ±86,48 km,” kata Ayu, Rabu (2/5/2023).

Terkait keberlanjutan usulan pembangunan jalan Pansela Jatim, ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan kegiatan pembangunan TRSS Phase II sepanjang ±102,84 km dengan sumber dana loan IsDB dan ADB.

“Untuk anggaran yang bersumber dari loan IsDB nantinya akan meneruskan pembangunan jalan pansela di Kabupaten Tulungagung dan Blitar serta penanganan jalan sirip pansela di Kabupaten Malang sepanjang ±60,97 km,” terangnya.

“Nah untuk pembangunan jalan pansela di Kabupaten Jember dan Banyuwangi sesuai rencana akan menggunakan sumber dana loan ADB dengan panjang rencana pembangunan ±72,25 km,” imbuhnya.

Jika usulan pembangunan TRSS Phase II disetujui, maka jalan pansela Jatim yang belum terbangun tinggal sepanjang ±134,71 km. Ia pun mengharapkan adanya dukungan masyarakat serta stakeholder terkait agar pembangunan jalan Pansela Jawa Timur dapat selesai tepat waktu.

“Besar harapan kami agar stakeholder terkait dan masyarakat mendukung penuh pembangunan ini, karena kedepan bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian khususnya masyarakat di sisi selatan,” harapnya. sb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru