Kantor PT UBS dan PT IGS Diduga Lakukan Korupsi Pengelolaan Komoditi Emas Besar-besaran yang Rugikan Negara sejak Tahun 2010
Baca juga: Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua kantor perusahaan pengelolaan emas PT UBS di Tambaksari dan PT IGS di Genteng, Surabaya, digerebek Kejaksaan Agung.
PT UBS singkatan PT Untung Bersama Sejahtera, perseroan yang berkantor di Jl. Kenjeran ini bergerak dalam bidang industri perhiasan emas sejak tahun 1981 di Surabaya. Pada awalnya, UBS merupakan sebuah perusahaan home industry yang mulai dirintis dari bidang pengecoran perhiasan tradisional.
Awalnya, PT UBS bergerak di bidang industri rumahan bernama CV Untung namun. Namanya berganti menjadi PT UBS pada tahun 1991. Emas UBS sudah dijual di lebih dari 20 toko emas di Indonesia bahkan PT UBS juga mengeluarkan brand perhiasan seperti Venus, Starshine, Basic Chain, Kasandra, dan EG.
Selain mencetak logam mulia batangan, PT UBS juga menyediakan perhiasan dengan desain klasik dan unik melalui merek Venus dan Basic Shain.
Kasus Korupsi Komoditi emas
"Penggeledahan sejumlah tempat tersebut dilakukan penyidik pada Rabu, 10 Mei 2023," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Jumat, (12/5/2023).
Menurut Ketut, penggeledahan dilakukan terkait kasus korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas periode tahun 2010 - 2022.
Dari penggeledahan itu ditemukan bukti dokumen dan bukti elektronik terkait kasus tersebut.
"Disita beberapa dokumen penting serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara dimaksud," katanya.
Ini isyarat Kejaksaan Agung terus mengusut dugaan dugaan korupsi pengelolaan kegiatan usaha komoditas emas pada 2010-2022. Saat ini kasus tersebut telah berstatus penyidikan.
"Tim jaksa penyelidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan atas perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas . Penyidikan ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Prin-14/F.2/Fd.2/05/2023 tanggal 10 Mei 2023," tambah Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana .
Baca juga: KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi
Tujuan Ilegal Pencucian Uang
Terpisah seorang pejabat Bappebti, mengatakan perdagangan emas digital bertujuan untuk mencegah penggunaan perdagangan fisik emas digital untuk tujuan ilegal, seperti pencucian uang.
Selain itu, untuk menciptakan sarana berinvestasi yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Dalam peraturan Bappebti, emas yang diperdagangkan pada pasar fisik adalah emas murni dengan kandungan aurum (au) paling rendah 99,9 persen.
Dan harus memiliki sertifikat yang mencakup kode seri emas, logo, dan berat; dan satuan emas dalam berat, yakni 1 gram, 2 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram, dan 1.000 gram. Emas tersebut dapat disimpan di tempat penyimpanan yang dikelola oleh Pengelola Tempat Penyimpanan emas yang memiliki persyaratan tertentu.
Baca juga: Yaqut Praperadilan KPK, Disenyumi Lembaga Antirasuah
Sulit Dijual ke Luar Negeri
Apakah emas UBS ada suratnya? Saat ini, perusahaan UBS memberikan sertifikat nasional yang dibuat oleh perusahaan UBS sendiri. Oleh sebab itu, produk ini cukup sulit untuk menjualnya di luar negeri.
Di samping itu, pembelian emas UBS berukuran kecil di bawah 5 gram hanya mendapatkan sertifikat berupa kertas biasa yang melapisi produk logam mulia sehingga tampilannya seperti produk SIM Card.
Namun, sertifikat produk UBS dengan berat lebih dari 5 gram berupa kertas hologram. Sertifikat hologram tersebut berada di luar kemasan produk logam mulia sehingga pembeli dapat memegang kertasnya secara langsung.
Berdasarkan situs resmi UBS, harga emas 0.1 gram per 9 Februari 2023 memiliki harga Rp141.800,00. Sementara itu, harga emas Antam berdasarkan aplikasi tanamduit per 9 Februari 2023 menunjukan harga Rp93.060,00.
Seorang investor dapat membeli emas UBS di berbagai toko tradisional, toko online, Pegadaian atau melalui situs resmi UBS. Di samping itu, pembeli dapat membeli produk Antam di Unit Bisnis Antam atau melalui toko online melalui marketplace atau berbagai aplikasi penyedia layanan investasi logam mulia. n rmc/jk/cr2/erc
Editor : Moch Ilham