SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Jawa Timur menyerahkan bantuan benih padi sebanyak 1 Ton kepada bupati untuk petani Sukorejo Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Minggu (11/6/2023).
Benih padi varietas inpari 32 dan 47 diberikan, sebagai bagian upaya BSIP mendukung untuk peningkatan produktivitas padi di Lamongan, sebagai penyandang kabupaten nomor satu penghasil beras di Jawa Timur dan menduduki peringkat ke-4 secara Nasional.
Baca juga: Dinas LH Sebut PT Zam-Zam Deal Properti Belum Ajukan Perubahan Dokumen Lingkungan
Kepala BSIP Artekan menyebutkan benih padi ini profitasnya Inpari 32 dan 47 potensi bisa menghasilkan 9,4 ton per hektar. "Kalau ditanam baik, hasilnya akan baik. Saya punya keyakinan bahwa benih kita kalau ditanam baik dapat berkontribusi pada peningkatan hasil produksi padi di Lamongan," ungkapnya.
Meski ditanam di lahan sawah tambak dengan masa tanam satu kali satu tahun, Artekan meyakini, dengan pendampingan yang baik dan benar dari dinas maupun upt terkait, hasil produksi padi di Lamongan dapat lebih bagus.
“Saya berharap nanti dari dinas dan upt dapat mendampingi kawan-kawan tani, karena sawah tambak ini langka, tidak di semua daerah ada, namun potensinya ini besar meskipun satu tahun sekali tanam kalau di dampingi dengan baik, saya yakin peningkatan pada produksi padi untuk Lamongan bisa lebih bagus,” imbuhnya
Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat
Mendapat dampingan secara langsung dari BSIP Jawa Timur sekaligus sebagai demplot pertama benih padi inpari 47 di media sawah tambak, Bupati Lamongan mengapresiasi sekaligus bersyukur menjadi bagian dari penelitian tersebut.
Baca juga: Belum ada Progres, Komisi C Anggap Pengembang Grand Zam-Zam Residence "Balelo"
“Alhamdulillah hari ini kami menerima bantuan benih sebanyak 1 ton dengan dua jenis yang pertama inpari 32, dan jenis yang paling baru inpari 47, ini akan dicoba pertama kali sebagai demplot di Lamongan seluas 40 ha,” ujar Bupati Yuhronur Efendi.
Melalui varietas tanaman yang tahan akan serangan hama, diberikannya benih sumber (benih yang dapat menjadi benih konsumsi), Bupati Yes berharap, dapat meningkatkan kesejahteraan petani, serta dapat menjadi percontohan bagi desa sekitar. jir
Editor : Moch Ilham