SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), memfasilitasi Pelaksanaan Uji Fungsi dan Serah Terima Kegiatan Hibah Insentif Desa (HID) Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2023.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ir. Ery Susanto, M.Si, melalui Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Kab. Sumenep, Dedi Falahuddin, ST, MT mengatakan, jika Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) ini setiap tahunnya bertambah. Katanya kemarin
Baca juga: Pasien Asal Rubaru Apresiasi Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep
Menurutnya, jika tahun anggaran 2022 hanya ada Delapan paket untuk desa yang rawan sanitasi, sementara tahun anggaran 2023 mencapai sebelas titik yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan di kab. Sumenep.
"Alhamdulillah, semakin meningkat, perkembangan untuk areal sanitasi air bersih di Kab. Sumenep, jadi pemerintah daerah mengajukan program tersebut ke pusat, dan mendapat respon positif,” ujarnya.
Dikatakan, Jika program pusat yang dalam pelaksanaannya melibatkan Pemerintah daerah dan peran serta masyarakat desa secara langsung, Sehingga capaian akhir dari program ini sesuai dengan harapan masyarakat desa. Tegasnya
"Jadi dalam proses kerjanya, melibatkan banyak pihak dan masyarakat Desa langsung, tujuannya agar supaya proyek yang dikerjakan itu sesuai dengan harapan bersama", katanya, Kamis (22/06/2023).
Makanya, kata dia, Kegiatan ini merupakan insentif atau penghargaan kepada sejumlah desa sasaran PAMSIMAS yang berkinerja baik dalam upaya meningkatkan dan memperluas cakupan layanan air minum dan sanitasi desa,” tandasnya.
Baca juga: Hidupkan Ekonomi Warga, Pemkab Sumenep Bentuk Tim Khusus Pembinaan Koperasi
Untuk diketahui, pelaksanaan HID PAMSIMAS di Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2022 telah dilaksanakan di Delapan desa diantaranya, Kecamatan Bluto di Desa Karang Campaka, Kecamatan Saronggi Desa Juluk, Guluk Mancung Bluto, Kecamatan pasongsongan, Kecamatan Talango di Desa Gapurana, Ellak laok Kec. Lenteng, Dasuk barat, Aeng anyar Gili genting.
“Pada tahun anggaran 2023 Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengajukan desa rawan sanitasi ke Pemerintah Pusat dan tahun ini, sudah ada 11 Desa di masing-masing Kecamatan yang mendapatkan anggaran desa rawan sanitasi dan stunting tersebut,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, salah satu Desa penerima manfaat di tahun anggaran 2023 diantaranya, Desa Essang Kec. Talango, Gadu Timur Kec. Ganding, Montorna, Tamba agung Timur, Desa Keles, Kec. Ambunten, Rubaru, Kerta Timur, Kec. Dasuk, Legung Timur Kec. Batang-batang.
Baca juga: Publik Ingin Tahu, Pemilik CV. Jatim Wangi Merajai di Kab. Sumenep
Kedepannya, semoga kita bisa berbuat lebih banyak lagi dalam membantu masyarakat desa, khususnya dalam penyehatan lingkungan pemukiman yang ada di Kab. Sumenep.
"Saya berharap kedepannya, melalui program bantuan sanitasi air bersih ini dapat memberikan kelestarian lingkungan sejahtera yang asri, karena air adalah kebutuhan pokok yang prima"
Pemerintah akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat desa yang ada di Kabupaten Sumenep. Pungkasnya. AR
Editor : Desy Ayu