Cak Imin, Anies, Paloh, dan Kuda Troya

surabayapagi.com
Raditya M. Khadaffi

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Muhaimin Iskandar, M.Si atau Cak Imin, sudah malang melintang menjadi Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ini dijabat sejak tahun 2005. Padahal, PKB merupakan partai yang dirintis Gus Dur ketika menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Belakangan, Muhaimin yang dibawa Gus Dur turut membidani lahirnya PKB, justru mendongkel kursi cucu Hadratussyeikh Hasyim Asy'ari.

Baca juga: Pergeseran Nilai Orang Berpuasa

Muhaimin juga diketahui ngebet maju jadi cawapres Prabowo. Belakangan, Ketum Gerindra ini pamer kedekatan dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Ketum PSSI ini dikenal dekat dengan Ketum PBNU saat ini Yahya Cholil Staquf.

Catatan jurnalistik saya, ada perilaku Cak Imin yang mengkudeta Gus Dur di PKB. Yenny Wahid, anak Gus Dur klaim keluarganya tidak mendukung sepupunya itu.

Perseteruan kedua pihak kembali mencuat setelah putri Gus Dur, Yenny Wahid, menyentil Muhaimin yang ngotot maju sebagai calon presiden (capres) pada 2024, berbekal PKB sebagai kendaraan politiknya.

Padahal, PKB merupakan partai yang dirintis Gus Dur ketika menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Nyatanya, Muhaimin yang dibawa Gus Dur turut membidani lahirnya PKB, justru mendongkel kursi cucu Hadratussyeikh Hasyim Asy'ari itu.

Kini, Muhaimin diketahui ngebet maju, tetapi Prabowo belakangan pamer kedekatan dengan Menteri BUMN Erick Thohir yang dikenal dekat dengan Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf.

Ini karena hubungan Muhaimin dan PBNU Yahya, kurang harmonis.

Yenny mengatakan, perilaku Cak Imin yang mengkudeta Gus Dur di PKB adalah alasan kuat untuk tidak mendukung sepupunya itu.

"Susah, terlalu susah bagi kami terlalu lama, ini terlalu dalam yang sudah terjadi," kata Yenny dalam program Rosi di Kompas TV, dikutip Kompas.com pada Jumat (11/8/2023).

"Gus Dur yang pendiri partai disebut oleh Cak Imin guru politiknya malah dikudeta, apalagi rakyat, susah kan mau milih pemimpin seperti itu nanti," ujarnya mengingatkan publik.

 

***

 

Gambaran Yenny Wahid ini seolah ada tipu daya dari Cak Imin ke Gus Dur. Secara metaforis, istilah "kuda Troya" mengacu kepada tipu daya. Sasaran tipu daya mengundang musuh ke tempat yang seharusnya terlindungi. Nah, siapa yang mendekati sifat kuda troya dalam kasus Anies-AHY-Surya Paloh-Cak Imin?

Surya Paloh, Anies Baswedan atau Cak Imin, bahkan AHY. Tebak sendiri. Wartawan saat menulis, tak boleh memberi opini. Kurang etis.

Kuda troya? Ya kini marak dibangun oleh para elite partai bentuk koalisi koalisi untuk pencapresan.

Kuda Troya adalah kisah dalam mitologi Yunani. Perang yang seharusnya membawa berkah bagi bangsa Troya justru berujung tragedi. Penyebabnya tak lain jebakan patung kuda kayu raksasa rancangan musuh bangsa Troya yakni bangsa Akhaia.

Menyangka patung tersebut bentuk pengakuan atas kekalahan bangsa Akhaia, bangsa Troya pun menerima masuk kuda tersebut dan meletakannya di tengah kota.

Ternyata, dalam patung kuda Troya bersembunyi pasukan Akhaia. Mereka pun menyerang dan membantai seisi Troya. Raja Priam yang terkenal perkasa akhirnya harus meregang nyawa.

Itu gambaran strategi politik Kuda Troya. Ada bentuk tipu daya klasik dalam mitologi Yunani. Ini terjadi saat tentara Yunani mengepung kota Troya.

Sekitar sepuluh tahun lamanya tentara Yunani mengepung kota Troya. Namun Troya yang terkepung belum juga mau menyerah. Sementara tentara Yunani yang telah bertahan selama sepuluh tahun tidak bisa masuk gerbang kota lantaran semua pintu kota tertutup.

Dalam rentang waktu itu, ksatria Yunani banyak yang tewas oleh serangan kejutan tentara Troya. Ini pula yang membuat Yunani berpikir untuk mengalahkannya.

Baca juga: Ramadhan, Puasa, Mohon Ampunan Hingga Bikin Event

Saat itulah muncul ide dari pemikir strategi Yunani, Odysseus. Para tentara Yunani diminta membuat patung kuda raksasa dari kayu.

Bagian tubuh patung kuda raksasa itu dibuat berongga. Setelah patung kuda selesai, satu pasukan tentara Yunani masuk ke dalam rongga patung kuda.

Patung kuda kayu itu dibiarkan ditengah hamparan di dekat gerbang kota. Tentara Yunani lainnya bersembunyi, tak seorang pun yang terlihat

Ketika matahari mulai terbit, orang-orang Troya melihat perkemahan tentara Yunani sudah kosong. Mereka terkejut melihat patung kuda kayu raksasa.

Pagi itu juga, tak menunggu lama, orang-orang Troya berkumpul dekat patung kuda raksasa. Waktu itu, di sana juga ada Sinon yang sebenarnya orang Yunani.

Di depan banyak orang, Sinon bercerita bahwa dirinya pernah akan dijadikan korban untuk Dewa Athena. Athena marah karena Palladium dicuri.

Kemarahan Dewa Athena hanya bisa ditawar dengan darah. Dirinya menurut Sinon, yang ditunjuk ahli nujum di Yunani untuk dikorbankan.

Dalam ceritanya, Sinon mengaku berhasil melarikan diri pada malam hari dan sejak itu tak ingin lagi menjadi orang Yunani.

Orang-orang Troya percaya dengan cerita Sinon. Lalu beberapa orang bertanya untuk apa patung kuda raksasa itu.

Sinon bercerita lagi, orang Yunani berharap patung kuda ini dibakar pihak Troya, sehingga kemarahan Dewa Athena akan terarah kepada Troya.

Mendengar itu, orang-orang Troya bergegas membawa patung kuda raksasa beroda tersebut ke dalam kota.

Mereka tak ingin patung kuda kayu itu dibakar orang Troya. Mereka akan merawatnya agar terhindar dari kemurkaan Dewa Athena.

Baca juga: Imlek di China, Mudik Terbalik, Fenomena Global

Peristiwa Kuda Troya itu dipadankan dengan strategi licik dalam politik. Strategi penyusupan yang penuh tipu daya untuk mengalahkan lawannya.

Ada indikasi dari politik Kuda Troya merambat ke dalam koalisi partai politik negeri ini. Cermati saja, ada aroma licik serta penyusupan yang penuh tipu daya

Tapi yang paling berbahaya dari strategi politik Kuda Troya adalah tokoh yang dipersiapkan sebagai pembual seperti Sinon? Siapa? Amati perilaku politiknya dan omongan-omongannya.

Ada bentuk tipu daya klasik yang teracu pada mitologi Yunani tentang perebutan Kota Troya.

Kisah ini juga menggambarkan tewasnya para pahlawan Yunani. Ini membuat balatentara Yunani untuk mengundurkan diri-kecuali jika bisa menyerang dengan unsur kejutan. Nah!

Surya Paloh, undang Anies malam malam di Tower NasDem, Kamis lalu. Paloh akan lamar Cak Imin. Dan terealisasi. Duet Anies-Cak Imin, telah di deklarasikan. Konon ingin merebut suara di Jawa Timur. Ada yang percaya Cak Imin representasi warga Jatim. Anies juga bikin kejutan. Politisi yang keturunan Arab ini kirim surat tulisan tangan ke AHY. Surat bertanggal 25 Agustus, Anies meyakinkan anak sulung SBY, bakal jadi cawapresnya. SBY menyebut Anies Baswedan, tak jujur dan amanah.

Juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, terkejut nama koalisinya dengan Prabowo diubah tanpa sepengetahuannya. Konon ia tersinggung. Perubahan nama koalisinya dari KKIR ke Koalisi Indonesia Maju dilakukan mendadak, setelah Golkar dan PAN gabung. Cak Imin anggap KKIR dibubarkan. Ia akan lapor ke partainya.

Juga saya saksikan konferensi pers SBY di Cikeas, Bogor, Kamis sore. Dalam video yang disiarkan, SBY tampak menggeh-menggeh saat pidato di Mejelis Tinggi Partai Demokrat. Saya interpretasikan SBY menggeh-menggeh, ia bela anaknya habis-habisan. SBY mengumpat Anies juga menggunakan jargon agama.

Nah siapa diantara mereka yang beraksi di publik dan bikin kejutan?. Intepretasi saya, semuanya. Ini bukti jadi politisi harus berani bikin kejutan-kejutan.

Saya prediksi dinamika jelang pendaftaran Pileg, Oktober ini masih sulit dibaca. Antara lain faktor non teknisnya.

Tampak kuat, elite politik sekarang pun tetap ingin membentuk kelompok kecil untuk berkuasa.

Ada pengalaman perhelatan pemilu sebelum-sebelumnya, hasil suara parpol pun juga susah dicermati hasilnya. Apalagi koalisi yang bikin gaduh. Ini karena elite yang berebut kekuasaan lupa faktor x nya. Faktor ini yang tidak bisa dijelaskan secara teori dan praktik. Ada rumus sukses berebut kekuasaan yaitu 99 % usaha lurus sampai tipu-tipuan dan 1 �alah ridho Allah. Inilah keunikan pemilu di Indonesia yang sulit diprediksi seperti kotak pandora. (radityakhadaffi@gmail.com)

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru