SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menobatkan Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk, sebagai bumi tahu campur. Peresmian tersebut sebagai bentuk maintenance yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan terhadap potensi kuliner khas yang dimilikinya.
“Lamongan memiliki potensi kuliner yang beragam. Pemkab Lamongan berkomitmen untuk melakukan maintenance terhadap potensi tersebut, salah satunya dengan peresmian sentra kuliner tahu campur,” tutur Bupati Yuhronur, usai membuka festival tahu campur 2023 di Desa Padenganploso.
Baca juga: Waduk Karangnongko Jadi Solusi Jangka Panjang Banjir Bengawan Jero di Lamongan
Dijelaskan pula Yuhronur, ditetapkannya Desa Padenganploso sebagai sentra kuliner tahu campur ini karena, 90 persen penduduk desa bermata pencaharian sebagai penjual tahu campur.
“Berjualan tahu campur di sini menjadi lokomotif penggerak kuliner khas daerah dan tentunya penggerak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat desa Padenganploso,” jelas Yuhronur, Rabu (06/09/2023).
Baca juga: Program Edufarm Mantup Jadi Pusat Edukasi Peternakan Terpadu Lamongan
Sementara itu, Kepala Desa Padenganploso, Sokhib mengungkapkan bahwa bumbu rahasia dari makanan berkuah asal Lamongan ini sangat kian menjadi primadona oleh masyarakat luas.
Tahu campur yang berisi, daging sapi kenyal, kikil sapi, tahu goreng, perkedel singkong, tauge segar, selada, mie kuning dan kerupuk udang ini menjadi pemantik ekonomi utama bagi masyarakat setempat.
Baca juga: Aksi Nyata Terus Dilakukan, PWI Lamongan Gelar Baksos di Wilayah Perbatasan
“Yang menjadi spesial pada tahu campur Lamongan ialah petis udangnya, yang dicampur gula merah,” tandas Sokhib.
Sebagai informasi, festival tahu campur Padenganploso 2023 ini merupakan event pertama kali yany dicanangkan sebagai event tahunan. Festival ini digelar dalam waktu sehari dan dibuka untuk umum dengan menyediakan 3 ribu porsi tahu campur gratis bagi masyarakat. lmg-01/dsy
Editor : Desy Ayu