SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menobatkan Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk, sebagai bumi tahu campur. Peresmian tersebut sebagai bentuk maintenance yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan terhadap potensi kuliner khas yang dimilikinya.
“Lamongan memiliki potensi kuliner yang beragam. Pemkab Lamongan berkomitmen untuk melakukan maintenance terhadap potensi tersebut, salah satunya dengan peresmian sentra kuliner tahu campur,” tutur Bupati Yuhronur, usai membuka festival tahu campur 2023 di Desa Padenganploso.
Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen
Dijelaskan pula Yuhronur, ditetapkannya Desa Padenganploso sebagai sentra kuliner tahu campur ini karena, 90 persen penduduk desa bermata pencaharian sebagai penjual tahu campur.
“Berjualan tahu campur di sini menjadi lokomotif penggerak kuliner khas daerah dan tentunya penggerak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat desa Padenganploso,” jelas Yuhronur, Rabu (06/09/2023).
Baca juga: Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen
Sementara itu, Kepala Desa Padenganploso, Sokhib mengungkapkan bahwa bumbu rahasia dari makanan berkuah asal Lamongan ini sangat kian menjadi primadona oleh masyarakat luas.
Tahu campur yang berisi, daging sapi kenyal, kikil sapi, tahu goreng, perkedel singkong, tauge segar, selada, mie kuning dan kerupuk udang ini menjadi pemantik ekonomi utama bagi masyarakat setempat.
Baca juga: Motor Tosa Untuk 60 KDKMP di Lamongan Diserahkan
“Yang menjadi spesial pada tahu campur Lamongan ialah petis udangnya, yang dicampur gula merah,” tandas Sokhib.
Sebagai informasi, festival tahu campur Padenganploso 2023 ini merupakan event pertama kali yany dicanangkan sebagai event tahunan. Festival ini digelar dalam waktu sehari dan dibuka untuk umum dengan menyediakan 3 ribu porsi tahu campur gratis bagi masyarakat. lmg-01/dsy
Editor : Desy Ayu