SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bacapres PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo meminta Anies untuk membuka nama dan data titipan dalam sejelas-jelasnya.
"Yang titip siapa? Kanan kiri itu siapa? Disebutin saja datanya secara terbuka, yang titip siapa? (Jadi) pakai data," kata Ganjar usai jalan sehat dengan Ketum Hanura Oesman Sapta Oedang (OSO) di Surabaya, Minggu (1/10/2023).
Baca juga: PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan
Ganjar menyebut, dengan dibuka data yang jelas, maka tidak ada tuduhan yang berkembang di masyarakat.
"Kalau pakai data tidak akan membuat orang punya interpretasi lain. Kasih aja datanya, dibuka telanjang itu bagus," jelasnya.
Mantan Gubernur Jateng ini berharap, tidak ada spekulasi liar jika data terkait titipan kanan-kiri di PSN dibuka secara luas ke publik.
"Buka saja, dugaan saya tidak (ada) yang bisa mengungkap data itu. Buka saja jangan spekulasi," tandasnya.
Baca juga: Pilkada Melalui DPRD, Ada Cagub Setuju, Murah!
Temui Orang Spesial
Selama di Surabaya, Ganjar dikabarkan akan menemui orang spesial. Hal ini diungkap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Dia enggan mengungkap sosok yang ditemui Ganjar dalam lawatan itu. Menurut Hasto, Ganjar bertemu orang khusus dan spesial.
"Ya, tadi malam ke Surabaya. Tentang bertemu siapa? Bertemu rakyat dan bertemu dengan orang yang khusus dan spesial," kata Hasto di lokasi Rakernas, JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (1/10/2023).
Baca juga: Gen Z Warnai Kepengurusan DPC PDI Perjuangan Lamongan
Dia tak menjawab saat ditanya apakah Ganjar bertemu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Hasto hanya tersenyum saat ditanyakan hal itu.
Sementara, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, sebelumnya mengakui bahwa nama Khofifah menjadi sosok yang dipertimbangkan untuk mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Khofifah merupakan nama yang mengerucut bersama Mahfud.
Menurut Puan, sebagai tokoh asli Jatim, Khofifah dan Mahfud potensial untuk mengambil basis suara di wilayah tersebut. Bukan saja oleh PDIP, namun juga capres dan poros koalisi lain. "Kan, Pak mahfud dan Mbak Khofifah itu memang dari Jawa Timur kan, jadi memang mempunyai ceruk suara masing-masing," kata Puan di sela-sela Rakernas PDIP, Sabtu (30/9). n hm/rko/rmc
Editor : Moch Ilham