Hujan Angin di Ponorogo Robohkan Tenda Pernikahan dan 4 Pohon di Jalan

surabayapagi.com
Tenda pesta pernikahan di Desa Lembah, Babadan, Ponorogo diterjang hujan angin. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini warga Ponorogo digegerkan hujan angin yang merobohkan tenda pernikahan di Desa Lembah, Babadan. Bahkan, hujan disertai angin kencang tersebut juga menumbangkan empat pohon di Jalan Raya Ponorogo-Danyang, masuk Desa Pulorejo, Babadan.

Kalaksa BPBD Ponorogo Masun mengatakan, bahwa kejadian itu turut menyebabkan arus lalu lintas tersendat beberapa jam. 

Baca juga: Kejari Ponorogo Periksa Kembali Pimpinan DPRD Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

‘’Petugas dan warga desa langsung melakukan pembersihan hingga arus kembali normal,’’ jelasnya, Jumat (27/10/2023).

Selain itu, di Desa Sukosari, Babadan, Ponorogo empat rumah masing-masing milik Suyanti, Sunarjo, Joko Prasetyo serta Suroso dilaporkan turut terdampak angin kencang. Genteng atap bangunan miliknya berhamburan usai diterpa hujan angin.

Baca juga: Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

‘’Mayoritas kejadian sore hari dan bersamaan, hujan deras disertai angin,’’ jelasnya.

Diketahui, hujan lokal yang turun di Ponorogo Rabu sore (25/10/2023) lalu menyebabkan bencana di beberapa tempat. BPBD Ponorogo pun sudah menginventarisir bencana itu kepada warga sekitar.

Baca juga: Viral Pemuda Pencuri Bunga di Jalur Hijau Surabaya, Siap-siap Denda Rp5 Juta Menanti

Sementara itu, merujuk perkiraan BMKG Juanda, Masun merinci potensi angin kencang bakal terus terjadi hingga 30 Oktober mendatang. 

Pihaknya juga berharap warga berhati-hati utamanya saat mendapati adanya pohon tua dan lapuk sekitar rumah. ‘’Kami harapkan dipangkas pohonnya agar tidak rubuh,’’ ujarnya. png-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru