SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini warga Ponorogo digegerkan hujan angin yang merobohkan tenda pernikahan di Desa Lembah, Babadan. Bahkan, hujan disertai angin kencang tersebut juga menumbangkan empat pohon di Jalan Raya Ponorogo-Danyang, masuk Desa Pulorejo, Babadan.
Kalaksa BPBD Ponorogo Masun mengatakan, bahwa kejadian itu turut menyebabkan arus lalu lintas tersendat beberapa jam.
Baca juga: Kota Malang Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir
‘’Petugas dan warga desa langsung melakukan pembersihan hingga arus kembali normal,’’ jelasnya, Jumat (27/10/2023).
Selain itu, di Desa Sukosari, Babadan, Ponorogo empat rumah masing-masing milik Suyanti, Sunarjo, Joko Prasetyo serta Suroso dilaporkan turut terdampak angin kencang. Genteng atap bangunan miliknya berhamburan usai diterpa hujan angin.
Baca juga: Viral Aksi Kekerasan Pada Anak, Pemkot Malang Mulai Antisipasi dan Perketat Pengawasan ‘Daycare’
‘’Mayoritas kejadian sore hari dan bersamaan, hujan deras disertai angin,’’ jelasnya.
Diketahui, hujan lokal yang turun di Ponorogo Rabu sore (25/10/2023) lalu menyebabkan bencana di beberapa tempat. BPBD Ponorogo pun sudah menginventarisir bencana itu kepada warga sekitar.
Baca juga: Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem
Sementara itu, merujuk perkiraan BMKG Juanda, Masun merinci potensi angin kencang bakal terus terjadi hingga 30 Oktober mendatang.
Pihaknya juga berharap warga berhati-hati utamanya saat mendapati adanya pohon tua dan lapuk sekitar rumah. ‘’Kami harapkan dipangkas pohonnya agar tidak rubuh,’’ ujarnya. png-01/dsy
Editor : Desy Ayu