Imbas Viral ODGJ BAB Sembarangan, Alun-Alun Gresik Sepi Pedagang dan Pembeli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Alun-alun Gresik yang tampak sepi pedagang kaki lima maupun pengunjung. SP/ GRS
Suasana Alun-alun Gresik yang tampak sepi pedagang kaki lima maupun pengunjung. SP/ GRS

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Baru-baru sempat viral gara-gara video seorang wanita yang diduga ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) buang air kecil dan besar di Alun-alun Gresik, mengakibatkan kawasan tersebut kini sepi pedagang kaki lima maupun pengunjung.

Padahal, biasanya beberapa pedagang tampak berjualan di sekitar trotoar alun-alun. Salah satu warga setempat, Reza mengungkap, jika biasanya ia sering makan lontong kupang di pedagang kaki lima yang berada sekitar alun-alun. Ia pun telah menunggu kedatangan penjual lontong kupang hampir 30 menit.

"Biasanya banyak pedagang, mulai lontong kupang, pentol, atau dagangan lainnya. Tapi ini lumayan sepi. dan Biasanya jam 12 sudah ada, tapi kok belum datang ya. Gak kayak biasanya," kata Reza warga Randuagung, Selasa (10/2/2026).

Hal senada disampaikan Alfi, warga Dukun, Gresik, ia baru 4 kali berkunjung di Alun-alun Gresik dan Bandar Grisse. Biasanya, sebelum ke bandar Grisse, ia menyempatkan ziarah ke Makam Habib Abu Bakar Assegaff.

"Biasanya ke alun-alun dulu terus ziarah, kemudian ke Bandar Grisse. Biasanya banyak pedagang, ini kok sepi ya," tuturnya singkat.

Diketahui sebelumnya, sempat beredar viral sebuah video seorang wanita diduga ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) buang air kecil hingga BAB di taman alun-alun Gresik viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun tiktok @erickcantona0 dan telah dilihat ratusan ribu mata. gr-02/dsy

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…