Komisi X DPR RI Berkunjung ke Kota Pasuruan, Gus Ipul Pamerkan Potensi Wisata

surabayapagi.com
Kunjungan Komisi X DPR RI ke sejumlah titik yang menjadi potensi wisata di Kota Pasuruan. SP/RIS

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memamerkan segala potensi wisata yang ada di Kota Pasuruan saat menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI, Kamis (7/12/2023).

Kunjungan komisi yang membidangi Pendidikan dan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini untuk membahas Payung Madinah dan Taman Tematik sebagai pariwisata terintegrasi. Gus Ipul, sapaan akrab Walikota Pasuruan mengatakan, Kota Pasuruan memiliki banyak potensi yang perlu untuk dikembangkan terutama dalam hal pariwisata.

“Kita ini diapit Kota Malang dan Kota Surabaya yang sudah jelas banyak potensi wisatanya. Kalo warga sini datang ke dua kota tersebut, saya punya cita-cita mereka juga akan datang ke Kota Pasuruan untuk melihat Payung Madinah atau Taman Tematik Krampyangan nantinya," katanya.

Dijelaskan Gus Ipul, Kota Pasuruan memiliki wisata religi dan heritage. Di mana kota ini memiliki banyak bangunan peninggalan di zaman Belanda, juga terdapat makam KH. Abdul Hamid sebagai wisata religi.

"Sebelum Surabaya memiliki Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan utama waktu itu namanya Pelabuhan Tanjung Tembikar di Kota Pasuruan. Disinipun juga banyak bangunan peninggalan Belanda yang masih dkunjungi sebagai tempat wisata," ungkapnya.

Ia menerangkan, berbagai upaya dilaksanakan untuk mengembangkan wisata di Kota Pasuruan. Untuk mengiringi wisata heritage, Kota Pasuruan juga memiliki Payung Madinah terletak di Alun-Alun.

Selain itu, nantinya akan dibangun taman Mekkah di Taman Tematik Krampyangan. Menurutnya, jika ingin lebih banyak pengunjung perlu diadakan event ataupun festival untuk menarik para pengunjung dari luar kota.

"Memang kita harus bergotong royong bersama mendukung pemulihan pariwisata. Bisa jadi bantuannya kedepan berupa dalam bentuk event, event ini nantinya yang akan menarik para wisatawan," tutupnya. ris

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru