Doakan Pasangan Ganjar dan Mahfud MD Pimpin Bangsa

Gus Ali Gondrong Ajak Warga Tulungagung Bersholawat bertajuk ''Kebangsaan dan Persatuan''

surabayapagi.com
Sholawat Kebangsaan Menjemput Ganjaran dan Keberkahan untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD Bersama KH Muhammad Ali Shodiqin digelar di Lapangan Sepakbola Desa Pucung Lor Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. SP/ CAN

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pendiri kelompok Mafia Sholawat, KH Mohammad Ali Shodiqin atau Gus Ali Gondrong menitipkan pesan kepada para jamaahnya untuk menjaga persaudaraan dan persatuan menjelang Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Gus Ali Gondrong dalam acara Sholawat Kebangsaan bertajuk "Bersholawat Kebangsaan dan Persatuan", Menjemput Ganjaran dan Keberkahan untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Lapangan Sepakbola Desa Pucung Lor Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung

Baca juga: Dugaan Penggelembungan Anggaran Whoosh 3x, Mahfud MD Siap Diperiksa KPK

Gelar sholawatam kebangsaan yang dihadiri ribuan warga itu diiringi  Grup Hadroh.modern  Semut Ireng asal Semarang yang tampil memukau sepanjang pementasan. Gus Ali Gondrong sendiri yang memiliki nama Drs KH Muhammad Ali Shodiqin tampil apik dan santun sehingga mengundang histeris penonton yang datang dari berbagai kalangan.

Kegiatan yang digelar Kiayi Muda Jatim ini sekaligus ditujukan dalam upaya mengajak warga untuk memilih pasangan Ganjar dan Mahfud MD dalam pencoblosan capres, 14 Februari 2024 mendatang.

"Inget pesen pak Ganjar, dimana beliau  selalu bilang Pemilu itu 5 tahun sekali, ojolali (jangan lupa). Seduluran selawase (persaudaraan selamanya)," ucap Gus Ali Gondrong.

Baca juga: Mahfud MD Buka-bukaan, Mutasi Anggota di Polri Ada yang “Kotor”

Menurut Gus Ali Gondrong, berbeda pilihan dalam Pemilu itu hal biasa. Yang terpenting adalah bagaimana tetap menjaga persaudaraan dan persatuan.

"Ojo gelutan (jangan berkelahi), biasa wae(biasa saja). Beda pilihan biasa, tapi tetap jaga persaudaraan dan persatuan," ungkapnya, Senin (11/12/2023).

Baca juga: 2 Nama yang Akan Mengisi Kursi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam)

Gus Ali Gondrong berharap, dengan digelarnya sholawat kebangsaan ini, masyarakat Indonesia tetap damai dan kondusif dalam menghadapi Pilpres 2024.

"Sekali lagu tidak boleh ada benci. Beda itu tidak masalah. Yang masalah kalau kita membeda bedakan. Banyak orang yang walaupun dia ahli ibadah, dia alim, tapi hatinya rusak, ada sombong, ada benci, ada dendam, ini hati hati, ngeri nasibnya," ungkapanya. can

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru