Fasilitasi Mudik Gratis Kapal Laut, Dishub Jatim Siapkan Ribuan Kuota

Reporter : Lailatul Nur Aini
Dishub Jatim sediakan ribuan kuota mudik gratis lewat kapal laut. SP/Dishub Jatim

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) membuka pendaftaran untuk mudik bareng gratis via kapal laut mulai Senin (25/3/2024).

Dengan kuota yang disediakan untuk orang dan kendaraan, inisiatif ini menjadi solusi bagi ribuan pekerja dan santri Pulau Raas yang merantau di Situbondo dan Bali.

Baca juga: Sediakan Tujuh Bus, Dishub Kota Malang Jadwalkan Pemberangkatan Mudik Gratis 17 Maret

Kepala Dishub Jatim, Nyono, mengungkapkan bahwa sebanyak 3.500 penumpang dan 2.100 sepeda motor akan diangkut dalam tujuh perjalanan menuju Pulau Raas Sumenep dari Pelabuhan Jangkar Situbondo.

"Fasilitas mudik penyeberangan tanggal 2 April itu kapal penyeberangan ke Pulau Raas. Dari Jangkar ke Pulau Raas 7 kali. Jika PP 14 kali (mudik dan balik)," ujar Nyono, Surabaya, Senin, (25/3/2025).

Keputusan untuk menyediakan mudik gratis ini diambil untuk meringankan beban pekerja dan santri Pulau Raas, yang pada hari raya cenderung membludaknya arus lalu lintas di Jangkar.

Baca juga: Mudik Gratis Perdana, Kapal Feri Siap Angkut Penumpang dari Pelabuhan Situbondo ke Madura

"Karena pada saat hari raya masyarakat Pulau Raas banyak pekerja di Bali dan itu akan membludak membuat Jangkar jadi perhatian," jelas Nyono.

Selain itu, banyak santri Pulau Raas yang mondok di Situbondo, sehingga mudik gratis ini menjadi solusi yang tepat bagi mereka untuk kembali ke kampung halaman dengan nyaman dan aman.

Baca juga: Dishub Lamongan Buka Pendaftaran Balik Mudik Gratis 2026

Sebelumnya, Dishub Jatim telah menyediakan mudik gratis jalur darat, baik itu dalam provinsi maupun antarprovinsi, melayani 20 kabupaten/kota di Jatim serta perjalanan dari Jakarta ke Jatim.

Tentunya, ini merupakan upaya konkret Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung tradisi mudik masyarakat dan memastikan keselamatan serta kenyamanan selama perjalanan. Ain

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru