Gunakan Uang Negara, Warga Sesalkan Pembangunan Kolam Renang di Mancilan Jombang Tanpa Perencanaan

Reporter : Syaiful Arif Koresponden Jombang
Kolam renang yang dibangun Pendes Mancilan, Mojoagung, Jombang dengan anggaran BK Khusus 2023 mangkrak hingga sekarang. SP/ Sarep

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Mangkraknya kolam renang yang dibangun pemerintah Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menggunakan anggaran negara disesalkan masyarakat. Karena, dinilai hanya menghambur-hamburkan anggaran. 

Selain itu, tidak adanya perencanaan yang matang. Sehingga, fungsi dari infrastruktur yang dibangun dari pagu Bantuan Keuangan (BK) Khusus tahun 2023, tidak memberikan manfaat dan mangkrak. 

Baca juga: Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras SPHP di Jombang Aman dan Stabil Jelang Lebaran 2026

Pantauan di lokasi dalam prasasti proyek tertera ada dua kolam renang yang dibangun dengan menggunakan anggaran BK Khusus 2023, pertama kolam renang dengan volume 200 meter persegi dan 100 meter persegi. 

Nampak, kolam renang tidak terawat dan terisi air hujan. Sehingga banyak lumut di lantai kolam renang yang dibangun Pemdes Mancilan, Kecamatan  Mojoagung, Jombang tersebut. Selain itu rumput liar juga dibiarkan tumbuh subur. 

"Gimana gak mangkrak, lha wong bangunnya asal-asalan. Asal jadi ada bangunannya, mungkin penting anggarannya cair. Tanpa bikin perencanaan dulu. Ya gini jadinya," kata salah seorang warga berinisial NK saat ditemui di lokasi, Minggu (31/03/2024). 

Pria berusia 55 tahun ini, menyayangkan bangunan kolam renang di atas tanah kas desa tersebut mangkrak. Padahal, seharusnya kolam renang yang dibangun tim pelaksana kegiatan (TPK) desa Mancilan bisa memberikan manfaat ke masyarakat. 

"Kalau mau bikin kolam renang, harusnya dipikir juga tempat untuk berteduh. Pagar juga gak ada. Direncanakan yang matang dulu, bentuknya seperti apa gak asal bangun. Lalu ditinggal seperti ini, uang negara dihamburkan oknum ini," tegas NK. 

Baca juga: 31 Santri di Jombang Diduga Keracunan Telur Asin dari MBG

Pembangunan kolam renang yang terkesan asal-asalan tanpa perencanaan itu, NK menduga sebagai ajang meraup keuntungan pribadi untuk oknum perangkat desa. 

"Kalau tidak buat keuntungan pribadi, harusnya sekali bangun bisa digunakan masyarakat. Atau bisa jadi, asal bangun agar dana bisa turun, walau nantinya bangunannya mangkrak. Ya gak tau juga," pungkasnya. 

Kepala Desa Mancilan, Atim Ridhwan mengatakan jika kolam renang itu dibangun menggunakan anggaran bantuan keuangan (BK) tahun 2023.

Baca juga: Sejumlah Bangunan di Jombang Rusak, Diterjang Fenomena Hujan Es dan Angin Kencang

"Itu anggaran dari dana BK anggota dewan," tuturnya, Kamis (28/03/2024). 

Pemerintah Desa Mancilan, beralibi jika kolam renang tersebut tidak dibiarkan mangkrak. Namun, akan dilanjutkan kembali sembari menunggu anggaran berikutnya turun. 

"Ini nanti akan berlanjut, masih menunggu anggaran lagi," pungkas Atim. Sarep

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru