Takut Tersaingi di Pilbup, Sejumlah Oknum Rusak Gambar Gus Fawait di Jember

Reporter : Riko Abdiono
Baliho Ojo Lali moco Sholawat di Kabupaten Jember tak lepas dari ulah oknum perusak, Minggu 31/3/2024. Foto : Riko/SP

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Memiliki popularitas tinggi sebagai kandidat bakal calon Bupati Kabupaten Jember, Gus Fawait mengalami beragan serangan dari pesaingnya. Salah satunya adalah perusakan sejumlah baliho dan banner bergambar Gus Fawait di sejumlah ruas jalan Kabupaten Jember.  

Aksi perusakan terhadap banner bakal calon bupati Jember Gus Fawait dan bakal calon wakil bupati Anang Hermansyah di sejumlah titik di wilayah tersebut menuai kecaman. Pasalnya hal tersebut dinilai telah merusak iklim demokrasi di Indonesia khususnya di Jember. Tak cuma itu, Baliho bergambar Gus Fawait yang bertuliskan 'Ojo Lali Moco Sholawat' juga ikut dirusak.

Baca juga: Heboh! Anak Kambing Bermata Satu Gegerkan Warga di Jember, Hanya Bertahan Hidup 12 Jam

Ketua DPC Partai Garuda Kabupaten Jember Rio Christiawan mengatakan, baliho tersebut dipasang dengan sukarela oleh para pendukung Gus Fawait. Sehingga ia siap bertanggungjawab karena partai Garuda dipastikan akan memberikan rekomendasi untuk Gus Fawait dan Anang Hermansyah sebagai calon bupati dan calon wakil bupati 2024. "Perusakan banner ini sangat kami sesalkan, seharusnya nggak perlu takut Gus Fawait maju Pilgub Jember," tegas Rio, Sabtu (30/3/2024).

Dijelaskanya, awal mula banner dan baliho yang dirusak hanya satu-dua saja. "Namun, setelah kami ganti dengan yang baru ternyata gambarnya kembali dirusak. Bahkan, tersebar disejumlah titik di Jember. Misalnya di wilayah Sumbersari yang banyak mengalami kerusakan," jelasnya.

Baca juga: Warga Jember Tanam Puluhan Pohon Pisang, Wujud Aksi Protes Jalur Provinsi Rusak

Rio mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPP Partai Garuda atas peristiwa perusakan tersebut." Kami ini bagian dari koalisi parpol pengusung Prabowo-Gibran yang tentunya kami juga bagian dari peserta Pemilu 2024 ini. Kami punya hak demokrasi untuk memberikan dukungan di pilbup di pilkada serentak salah satunya di Jember. Rencananya jika ditemukan adanya pelanggaran ini, DPP Partai Garuda akan melaporkan di Mabes Polri," terangnya.

Bagi partai Garuda,lanjut Rio, perusakan banner atau gambar paslon kepala daerah Gus Fawait- Anang Hermansyah tersebut sebuah kejahatan Terstruktur, sistematis dan masif (TSM) yang akan merusak iklim demokrasi di Jember.

Baca juga: Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

Sementara itu, terpisah, bakal calon bupati Jember Gus Fawait menanggapi aksi perusakan gambarnya saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya memaafkan atas peristiwa tersebut. "Justru saya minta maaf jika gambarnya kurang bagus sehingga tidak enak dipandang mata," kata politisi Gerindra ini.

Pria yang juga ketua fraksi Gerindra Jawa Timur ini mengatakan pihaknya menghimbau kepada seluruh kader Laskar Sholawat Nusantara (LSN) untuk tetap jaga diri dan terpancing atas perusakan tersebut. " Kebetulan ini bulan ramadhan sesuai slogan kita diejek dan dihina disholawati saja. Saya sekali lagi memaafkan dan saya meminta maaf kalau kurang berkenan atas gambar saya tersebut," tandasnya. 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB
Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB
Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB
Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB
Berita Terbaru