Libur Panjang 8-12 Mei, Pelanggan KAI Daop 8 Surabaya Meningkat 20%

Reporter : Lailatul Nur Aini

SURABAYAPAGI, Surabaya - Momen libur panjang akhir pekan pada 8-12 Mei 2024, pelanggan KA jarak jauh keberangkatan dari Daop 8 Surabaya mengalami peningkatan. KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 98.206 pelanggan. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 20% atau 15.676 pelanggan dibanding minggu sebelumnya yang tercatat 82.530 pelanggan.

Sedangkan, pelanggan yang turun di stasiun wilayah KAI Daop 8 Surabaya tercatat 94.266 pelanggan, yang juga mengalami peningkatan sebesar 16% atau 12.775 pealnggan dibanding minggu sebelumnya yang tercatat sebesar 81.497 pelanggan

Baca juga: Antisipasi Jelang Masa Angkutan Lebaran, PT KAI Gelar Diklap Refreshing Pengatur Perjalanan KA

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan bahwa para pelanggan didominasi dengan KA jarak jauh tujuan Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Jember dan Banyuwangi. Berikut disampaikan data okupansi naik turun berdasar 3 stasiun keberangkatan di Daop 8 Surabaya selama libur panjang kenikan Isa Al Masih kemarin, yaitu :

Stasiun Surabaya Gubeng
- Naik : 30.884 pelanggan
- Turun : 30.116 pelanggan

Stasiun Surabaya Pasarturi
- Naik : 27.281 pelanggan
- Turun : 25.862 pelanggan

Baca juga: Viral Truk Bawa Sampah Berserakan, DLH Surabaya: Armada Pengangkut Wajib Tertutup dan Laik Jalan

Stasiun Malang
- Naik : 18.159 pelanggan
- Turun : 17.277 pelanggan

Selama masa libur panjang akhir pekan 8-12 Mei 2024, KAI Daop 8 telah mengoperasikan sebanyak 47 KA jarak jauh yang terdiri 43 KA jarak jauh reguler dan 3 KA jarak jauh tambahan serta 1 KA lokal komersial tambahan.

Baca juga: Salurkan Bantuan ke Hargodadali, Forwan Surabaya Dorong Perhatian terhadap Lansia

KAI mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya telah menggunakan transportasi kereta api sebagai moda transportasi pilihan.

"KAI akan terus berusaha untuk menjadikan kereta api sebagai pilihan utama masyarakat dengan mengutamakan keselamatan perjalanan KA, kenyamanan, dan tepat waktu," pungkasnya. Ain

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru