SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, sejumlah komoditas pangan mulai merangkak naik di pasar tradisional Surabaya, salah satunya terjadi pada cabai rawit dan bawang merah. Bahkan, di Pasar Pucang Anom, harga cabai rawit kini tembus Rp 70 ribu per kilogram. Sementara bawang merah besar naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram.
Pedagang sayur, Eko (46) mengatakan kenaikan harga cabai terjadi bertahap dan tidak menentu setiap hari. Saat ini, cabai merah dijual Rp 50 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah. Selain cabai dan bawang merah, harga bawang putih berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram.
"Cabai rawit sekarang Rp 70 ribu, bawang merah yang besar Rp 60 ribu, sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram. Naiknya tiap hari nggak tentu," kata Eko.
Tak hanya cabai, sejumlah kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan. Pedagang sembako Anto (33) menyebut harga beras premium kini berada di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 17 ribu per kilogram. "Naiknya sudah sekitar sebulan. Kalau per sak (karung) bisa naik Rp5 ribu. Mungkin pengaruh bensin juga," kata Anto.
Harga minyak goreng juga disebut mengalami kenaikan dalam satu hingga dua bulan terakhir. Minyak goreng kemasan biasa kini dijual sekitar Rp21 ribu hingga Rp 22 ribu per liter.
Sementara pedagang sembako Usmiati (55) mengatakan stok MinyaKita di gerainya terbatas. Ia mengaku hanya bisa mengambil sekitar dua kardus dalam sekali distribusi. "Kalau harganya maksimal Rp 17 ribu," katanya.
Sementara di Pasar Tambahrejo, harga cabai rawit ada yang mencapai Rp 75 ribu per kilogram. Cabai rawit Rp 75 ribu per kilogram. Kalau bawang merah sekitar Rp 40 ribu dan bawang putih Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan komoditas lain seperti telur ayam dijual Rp 25 sampai Rp 26 ribu per kilogram. Lalu gula pasir Rp 17 ribu per kilogram cenderung stabil. sb-07/dsy
Editor : Redaksi