Enam Jam Sebelum Menikah, Mempelai Wanita Kabur Bareng Pacar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news


SURABAYAPAGI.COM : Ada peristiwa unik soal pernikahan dibatalkan gegara, mempelai perempuan kabur dengan pacarnya, 6 jam sebelum Akad Nikah. Ia digerebek dan ditemukan dengan calon suaminya.

Hasil mediasi yang digelar menyepakati perempuan itu akan dinikahkan dengan kekasihnya yang mengajaknya kabur.

            Informasi yang diperoleh hari Minggu (24/5/2026), hasil yang disepakati setelah adanya mediasi antara para keluarga, yakni keluarga para calon pengantin dan keluarga pria yang membawa kabur. Si cewek menolak menikah dengan calon suami, tapi mau dengan pacarnya.

            Xalon mempelai perempuan yang kabur berinisial NAS (19), warga Dukuh Rambutan, Kecamatan Tlogowungu. Sementara, pria yang diamankan bersamanya di kamar hotel berinisial DF (18), warga Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu.

            Seharusnya, NAS akan melangsungkan pernikahan dengan Musalim (32), warga Tlogowungu pada Kamis (22/5) pagi. Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, menjelaskan telah dilaksanakan mediasi antara keluarga calon pengantin pria dan pengantin wanita, serta keluarga pemuda yang membawa kabur si mempelai wanita. Dari pertemuan itu, disepakati bahwa NAS akan segera dinikahkan dengan DF.

"Calon pengantin pria itu sudah membatalkan, tidak mau dilanjutkan. Terus kemudian ketangkap dan dibawa ke Polsek itu untuk dinikahkan segera dengan yang kabur, bukan yang laki-laki mau dinikahkan," kata Mujahid, Minggu (24/4).

            Mujahid menjelaskan bahwa mediasi pertama dilakukan antara keluarga calon pengantin wanita dan pria. Hasilnya calon pengantin pria bernama Musalim memilih membatalkan pernikahan dengan NAS.

            "Pertama ada mediasi antara keluarga calon pengantin wanita dengan dengan pihak pria kita pertemukan dulu, kemudian mereka sepakat ya sudah keluarga pihak pria nyelehke (membatalkan)," jelas Mujahid.

Selanjutnya, kata dia, mediasi kedua antara keluarga calon pengantin wanita dengan pria yang membawa kabur ke hotel di Jepara. Mereka sepakat akan menikahi keduanya, NAS dan DF, dalam waktu dekat.

Kabur Bersama Kekasihnya
            Calon pengantin wanita di Pati kabur bersama kekasihnya 6 jam sebelum akad nikah. Usai dimediasi polisi, pihak calon pengantin pria memilih membatalkan pernikahan. Sementara calon pengantin pria tersebut berinisial M (33). Rencananya, dia akan menikah dengan wanita berinisial NAS (19) pada Kamis (21/5) pagi.

            Namun, pernikahan itu gagal karena NAS kabur bersama lelaki lain yang belakangan diketahui merupakan pacarnya, DF (18). NAS sempat dicari usai keluarga lapor polisi.
NAS akhirnya ditemukan pada Sabtu (23/5) dini hari bersama DF di kamar hotel di Kabupaten Jepara. Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, mengatakan pihaknya melakukan mediasi dengan keluarga calon pengantin.

            "Ya secara resminya tidak ada yang melaporkan hanya kemarin saya kabur dari keluarga perempuan minta tolong ke kita untuk membantu mencarikan perempuan tersebut," jelas Mujahid.

Dia mengatakan tidak ada laporan ke polisi terkait perkara ini. Meski demikian, Mujahid menyebut calon pengantin pria memutuskan untuk membatalkan pernikahannya dengan NAS.
"Calon pengantin pria itu sudah membatalkan, tidak mau dilanjutkan," ungkap Mujahid. n bin, rmc

Berita Terbaru

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama 6 hari berturut-turut, Pemkab Trenggalek sukses menggelar Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30, dengan…

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga minggu ke-36 tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten…

BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Buntut Dugaan Keracunan MBG

BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Buntut Dugaan Keracunan MBG

Senin, 28 Sep 2026 13:34 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kasus keracunan akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan…