Per Hari, Bumi Perkemahan Bedengan Malang Sedot 800 Wisatawan

surabayapagi.com
ara wisatawan menikmati suasana di tepi sungai area Bumi Perkemahan Bedengan, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Meski akses jalan menuju Bumi Perkemahan Bedengan di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dikatakan tidak mulus (makadam). Namun, Dalam sehari, sebanyak 500-800 wisatawan mengunjungi objek tersebut.

Apalagi, terdapat beberapa warung yang menyuguhkan kuliner harga terjangkau, selain para wisatawan dapat menikmati kesejukan hutan pinus disertai gemericik air sungai. 

Baca juga: Air Terjun Guyangan, Wisata ‘Waterfall’ Eksotis dengan Ketinggian Air Terjun hingga 80 Meter

”Harga tiketnya cukup murah,” kata Salah satu wisatawan, Mukti Lisono (31).

Dia sengaja mengajak keluarganya ke Bedengan karena ingin mengenalkan anaknya lebih dekat dengan alam. Daya tarik yang paling besar dari Bedengan adalah adanya sungai yang jernih. 

”Kalau di kota kan sungainya sudah banyak sampah,” tuturnya.

Baca juga: Pesona Pantai Pelang, Suguhkan Panorama Eksotis Hamparan Pasir Putih hingga Hutan Tropis

Namun dia berharap pemerintah atau pengelola memperbaiki akses menuju Bedengan. Karena menurutnya, destinasi wisata didalamnya sangat ‘worth it’.

"Memang ada beberapa meter jalan yang masih berupa makadam. Perlu juga ditingkatkan kapasitas parkir mengingat Bedengan semakin ramai," kata dia.

Menanggapi hal itu, salah satu anggota Manajemen Bumi Perkemahan Bedengan Yogik Indra Pratama mengungkap, terkait infrastruktur jalan, mereka juga sudah berdiskusi dengan pihak desa. Orientasinya ingin meningkatkan kualitas jalan dan bakal ada pelebaran di jalan tersebut. 

Baca juga: Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

”Pihak desa juga support banget. Pokoknya fokus ke depan pembenahan jalan,” tuturnya. 

Sedangkan, untuk momen libur panjang seperti ini, menurutnya, bisa menyedot 500-800 wisatawan per hari. ”Dulu pernah ada acara dan ramai sampai penuh, itu mungkin 1.500,” katanya. mlg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru