SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pasca Lebaran tahun 2024 ini, tren sepeda dan motor listrik di Magetan mulai banyak digemari dan dikonsumsi masyarakat lantaran selain ramah lingkungan juga hemat energi. Bahkan, imbas tingginya minat masyarakat tersebut, kini penjualan sepeda dan motor listrik di Magetan mengalami lonjakan signifikan sebesar 20 persen.
Hal ini dikarenakan kepraktisan dan kemudahan penggunaan sepeda listrik yang tidak memerlukan SIM dan biaya operasional yang lebih murah. Sementara itu, motor listrik lebih diminati oleh kalangan guru dan PNS.
Baca juga: Petani Lesu, Harga Daun Bawang di Magetan Terjun Bebas Dipicu Panen Raya Massal
Salah satu penjual kendaraan listrik di kawasan Pasar Barat, tepatnya di Jalan Raya Pasar Legi, Kelurahan Mangge Kecamatan Barat, Magetan, mengatakan jika sepeda listrik menjadi primadona utama, terutama untuk anak-anak sekolah. Sebulan dia menjual 30 unit sepeda listrik.
“Faktor pendorongnya adalah subsidi pemerintah yang menarik dan kemudahan dalam mengurus surat-surat kendaraan. Harga motor listrik di toko kami berkisar antara Rp 9 juta dengan faktur yang sah dan dapat diurus di Samsat. Kalau untuk sepeda kisaran Rp 3 jutaan,” jelas Firman Tri Sugiono, Senin (03/06/2024).
Baca juga: Pengamat Hukum Sebut Ada Indikasi Penyimpangan dalam Dokumen Lama
Pembeli kebanyakan memilih pembayaran secara tunai karena harga yang masih tergolong terjangkau. Pengguna tidak perlu lagi mengantre untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) dan tidak perlu mengganti oli secara berkala. Karena menggunakan tenaga listrik.
“Tren ini sudah berlangsung sejak tahun 2023, dan semakin marak seiring dengan semakin menipisnya cadangan minyak bumi. Sedangkan peralihan ke kendaraan listrik menawarkan solusi yang lebih hemat dan ramah lingkungan bagi semua kalangan,” ungkapnya.
Baca juga: Sejuknya Air Terjun Tirtasari, Keindahan Alam Tersembunyi Dekat Telaga Sarangan Magetan
Sebagai informasi, dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, diprediksi tren penggunaan sepeda dan motor listrik akan terus berkembang di masa depan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendorong penggunaan energi terbarukan dan mengurangi emisi gas buang. mgt-01/dsy
Editor : Desy Ayu