Omzet Pengrajin Besek Bambu Magetan Banjir Orderan Hingga Luar Daerah Jelang Idul Adha 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pesanan besek tradisional khas Desa Durenan ini melonjak hingga 100 persen jelang Idul Adha. SP/ MGT
Pesanan besek tradisional khas Desa Durenan ini melonjak hingga 100 persen jelang Idul Adha. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kebijakan ramah lingkungan yang melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai untuk pembagian daging kurban menjadi berkah tersendiri bagi pengrajin besek bambu di Magetan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Tak tanggung-tanggung, pesanan besek tradisional khas Desa Durenan ini melonjak hingga 100 persen dibandingkan hari biasa. 

Pasalnya di momen berkurban tersebut, salah satu yang paling diburu adalah besek bambu. Dan berkah rutin tahunan ini dirasakan di sentra kerajinan anyaman bambu yang terletak di Desa Durenan, Kabupaten Magetan. Sedangkan untuk permintaan tertinggi justru datang dari luar daerah, terutama Kabupaten Blora dan Kota/Kabupaten Madiun.

“Alhamdulillah, jelang Idul Adha tahun ini orderan naik dua kali lipat, sampai 100 persen. Kalau hari biasa paling kirim beberapa ratus saja, sekarang permintaannya tembus ribuan besek,” ujar Indah (34), seorang pengrajin besek dari desa tersebut, Selasa (19/05/2026).

Lebih lanjut, Indah mengungkapkan, harga satu paket besek yang berisi 30 pasang (wadah dan tutup) kini mengalami kenaikan. Jika pada hari biasa dibanderol seharga Rp25.000, saat ini harganya naik menjadi Rp40.000 per 30 pasang. Meski mengalami kenaikan sebesar Rp15.000, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan minat para pembeli. Permintaan pasar justru kian membludak mengalir tanpa henti.

Penggunaan besek bambu ini bukan sekadar mengikuti tren ramah lingkungan semata. Indah membeberkan bahwa wadah anyaman bambu tradisional ini memiliki keunggulan fungsional yang jauh lebih baik dibandingkan kantong plastik dalam menjaga kualitas daging kurban. 

Selain itu, penggunaan besek bambu dinilai jauh lebih higienis, menjaga kualitas daging tetap segar karena memiliki sirkulasi udara yang baik, dan tentunya tidak mencemari lingkungan. Sehingga, momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi tren musiman saat Idul Adha saja, melainkan menjadi awal kebangkitan yang berkelanjutan bagi sektor UMKM kerajinan anyaman bambu di Kabupaten Magetan. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Mutasi Besar-besaran di Polri Percepat Konsolidasi Internal

Mutasi Besar-besaran di Polri Percepat Konsolidasi Internal

Senin, 05 Okt 2026 08:06 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Legislor Gerindra mengatakan Kapolri tak akan kompromi dengan petugas yang menyalahgunakan kewenangan. Anggota Komisi III DPR RI,…

Indonesia, Lampaui Target Emas

Indonesia, Lampaui Target Emas

Senin, 05 Okt 2026 08:00 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:00 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Gelaran Asian Games 2026 resmi selesai hari ini Minggu (04/10/2026). Meski sudah selesai, kontingen Indonesia wajib berbangga ka…

Cemburu Baca Chat Mesra, Wanita Asal Sememi Bacok Tunangannya hingga Tewas

Cemburu Baca Chat Mesra, Wanita Asal Sememi Bacok Tunangannya hingga Tewas

Senin, 05 Okt 2026 07:58 WIB

Senin, 05 Okt 2026 07:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik– Warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, digegerkan penganiayaan yang berujung kematian. Peristiwa tragis t…

Diduga Pungli, Oknum Lurah di Surabaya ‘Diparkir’ Jadi Staf Perpustakaan

Diduga Pungli, Oknum Lurah di Surabaya ‘Diparkir’ Jadi Staf Perpustakaan

Senin, 05 Okt 2026 07:56 WIB

Senin, 05 Okt 2026 07:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Oknum lurah di Surabaya dicopot karena diduga terlibat pungli pada 28 September 2026. Kini sang lurah ‘diparkir’ menjadi staf biasa…

Tak Ada lagi Diskotik Baru di Surabaya

Tak Ada lagi Diskotik Baru di Surabaya

Senin, 05 Okt 2026 07:53 WIB

Senin, 05 Okt 2026 07:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya melarang pembukaan tempat hiburan malam baru. Di balik kebijakan tersebut terdapat persoalan ekonomi yang …

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid…