SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Petani tebu di Lumajang, Jawa Timur ketar-ketir dan merugi melihat lahan tebunya terjangkit serangan virus luka api pada musim kali ini. Bahkan sudah hampir menjangkiti puluhan hektar lahan.
Salah satu petani tebu di Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Budi Susilo mengatakan, hampir semua jenis varietas tebu terserang virus luka api.
Baca juga: Berhasil Dipadamkan, Kebakaran di Kawasan Gunung Lemongan Capai 3 Hektare
“Di desa Banyuputih Lor saja sudah ada sekitar 15 hektar yang terserang. Hampir semua varietas pasti kena penyakit luka api, tapi yang paling parah jenis Cenning,” bebernya, Jumat (21/06/2024).
Baca juga: Perkuat Potensi Perairan Desa Wonokerto, Lumajang Tebar 15 Ribu Bibit Ikan
Akibatnya, jumlah produktivitas panen diprediksi akan turun drastis. Batang pohon tebu yang terjangkit virus akan tampak jauh lebih kecil dibanding ukuran tebu normal.
Selain itu, mayoritas tanaman terserang penyakit juga memiliki bercak putih disertai warna kehitaman hingga akhirnya mengering dan mati.
Baca juga: Lagi! Bukit Sentong Ranupani Lumajang Terbakar, Satu Hektare Lahan Ludes
Sedangkan untuk penyebab serangan virus diketahui cukup beragam, namun utamanya disebabkan karena kesuburan tanah yang sudah sangat jauh di angka normal. lmj-01/dsy
Editor : Desy Ayu