SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Petani tebu di Lumajang, Jawa Timur ketar-ketir dan merugi melihat lahan tebunya terjangkit serangan virus luka api pada musim kali ini. Bahkan sudah hampir menjangkiti puluhan hektar lahan.
Salah satu petani tebu di Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Budi Susilo mengatakan, hampir semua jenis varietas tebu terserang virus luka api.
Baca juga: Masuk Status Siaga, Gunung Semeru Kembali Erupsi 27 Kali Selama 6 Jam
“Di desa Banyuputih Lor saja sudah ada sekitar 15 hektar yang terserang. Hampir semua varietas pasti kena penyakit luka api, tapi yang paling parah jenis Cenning,” bebernya, Jumat (21/06/2024).
Baca juga: Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras
Akibatnya, jumlah produktivitas panen diprediksi akan turun drastis. Batang pohon tebu yang terjangkit virus akan tampak jauh lebih kecil dibanding ukuran tebu normal.
Selain itu, mayoritas tanaman terserang penyakit juga memiliki bercak putih disertai warna kehitaman hingga akhirnya mengering dan mati.
Baca juga: Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura
Sedangkan untuk penyebab serangan virus diketahui cukup beragam, namun utamanya disebabkan karena kesuburan tanah yang sudah sangat jauh di angka normal. lmj-01/dsy
Editor : Desy Ayu