Pemkot Batu Perkuat Langkah Mitigasi Bencana

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Pemkot Batu menguatkan langkah mitigasi bencana di wilayah tersebut melalui Bimbingan Teknis Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana.

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan penguatan langkah mitigasi tersebut dilakukan pada lingkungan pendidikan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Luar Biasa di wilayah tersebut.

Baca juga: Lewat Penguatan Konservasi, Pemkot Batu Komitmen Jaga Kelestarian Umbul Gemulo

"Informasi bencana alam adalah hal yang penting, ada guru dan tenaga kependidikan serta siswa yang harus memahami tentang antisipasi bencana," kata Aries yang juga merupakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tersebut, Rabu (26/6).

Aries menjelaskan, di balik keindahan Kota Batu, wilayah tersebut merupakan salah satu area rawan bencana mengingat lokasinya yang dikelilingi sejumlah gunung berapi aktif di Jawa Timur, salah satunya adalah Gunung Arjuno.

Menurutnya, dengan upaya mitigasi dan penguatan langkah antisipasi bencana, pada saat terjadi peristiwa bencana alam di wilayah Kota Batu, korban jiwa bisa diminimalkan. Langkah antisipasi harus dilakukan secara dini, agar tidak terlambat.

Baca juga: Mitigasi Bencana Banjir, Pemkab Situbondo Gercep Kampanyekan Bersih Sampah ke Sekolah

"Korban bisa diminimalkan secara dini, jangan sampai terlambat mengantisipasi," tambahnya.

Ia menambahkan, dalam bimbingan teknis yang mengusung tema Mewujudkan Kota Batu Tangguh Bencana tersebut, merupakan langkah penting untuk mengantisipasi adanya bencana alam, termasuk apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana khususnya di lingkungan sekolah.

Baca juga: Antisipasi Bencana Jelang Nataru, BPBD Malang Perkuat Mitigasi di Wilayah Pesisir Pantai Tamban

"Bencana tidak bisa kita hindari, tetapi kita bisa meminimalisir dampak atau kerugian bencana. Forum ini menjadi tugas kita semua, membantu BPBD dalam penanganan bencana," katanya.

Dalam bimbingan teknis itu, diikuti 108 siswa dan guru SMA, SMK, SLB negeri dan swasta di Kota Batu dalam Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan itu, bertujuan mengaktivasi unsur sekolah sebagai garda depan pencegahan dan penanggulangan bencana di Kota Batu. Bt-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru