Ribuan Pelajar di Bondowoso Pentaskan Tari Ojung, Pecahkan Rekor MURI

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Bondowoso - Seribuan siswa dari berbagai sekolah di Bondowoso melakukan pagelaran tari Ojung. Tarian massal tersebut berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Pementasan tari Ojung yang digelar di Alun-alun Ki Bagus Asra itu diikuti 1.058 siswa. Mereka merupakan siswa SD, SMP, dan SMA berasal dari seantero Kota Tape.

Baca juga: UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Tari Ojung ditarikan berpasangan, lalu saling berlawanan untuk bertarung satu sama lain. Dalam pagelaran tersebut terdapat 529 pasang penari Ojung.

"Kami sengaja melibatkan para pelajar. Karena mereka merupakan generasi penerus bangsa di masa mendatang," kata Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto, Sabtu (14/7/2024).

Menurut Bambang, pelajar Bondowoso harus mengenal seni budaya tradisional. Bahkan, harus ikut mempertahankan tradisi itu di tengah gempuran budaya modern saat ini.

Baca juga: Sempat Terbakar 10 Hektare, Wisata Kawah Wurung Bondowoso Tetap Buka

"Sehingga budaya peninggalan leluhur ini akan tetap lestari. Sebagai generasi muda, para pelajar harus mengenali budaya adiluhung bangsa," tegasnya.

Tari Ojung merupakan budaya khas Bondowoso dan kawasan Tapal Kuda lainnya. Seperti Situbondo, Jember, Lumajang, dan Probolinggo, dan sekitarnya.

Dalam budayanya, Ojung biasanya dilakukan saat musim kemarau panjang. Pasalnya, selain sebagai budaya, juga dipercaya bisa mendatangkan hujan.

Baca juga: Dongkrak Pendapatan, Petani di Bondowoso Pilih Andalkan Tebu MBS

Tarian ini dilakukan oleh dua orang bertelanjang dada saling berhadapan dan bertarung mencambukkan sebatang rotan sebagai senjata satu sama lain. Sasarannya adalah punggung. Rotan itu lantas dicambukkan ke lawannya secara bergantian.

Biasanya, bekas cambukan rotan seukuran jempol tangan itu meninggalkan bilur, bahkan hingga berdarah di punggung lawan. Konon, berkas cambukan yang mengeluarkan darah itu dipercaya sebagai penanda bakal segera turun hujan. Bd-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru