Program Angkutan Pelajar Gratis, Sopir Angkot di Banyuwangi Ketiban Rejeki

surabayapagi.com
Sejumlah siswa berpose bersama sopir di depan armada angkutan pelajar gratis di terminal Sasak Perot, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Program angkutan pelajar gratis di Banyuwangi hadir memasuki tahun ajaran baru 2024/2025. Program tersebut cukup memberi manfaat bagi ribuan pelajar. Selain itu, hadirnya angkutan pelajar gratis juga memberi kemudahan bagi siswa ke sekolah.

“Program ini terus kami laksanakan untuk memberikan kemudahan transportasi bagi pelajar di Banyuwangi untuk berangkat sekolah. Sekaligus meringankan biaya transportasi bagi para pelajar,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (22/07/2024).

Baca juga: Bupati Ipuk Optimis, Momen Ramadhan Dongkrak Perekonomian Rakyat Banyuwangi

Fasilitas angkutan gratis yang sudah berjalan sejak 2017 di Banyuwangi setidaknya sudah terdapat 25 armada berupa angkutan umum yang siap melayani para pelajar. Skemanya, kendaraan itu disewa khusus untuk antar jemput pelajar.

Rerata setiap armada mengangkut 10-15 pelajar dalam sekali trip setiap hari sekolah (Senin-Sabtu). Ada delapan rute yang dilayani. Menjangkau empat kecamatan yang meliputi Banyuwangi, Glagah, Giri dan sebagian Kecamatan Kalipuro, yang beroperasi mulai pukul 06.00 – 07.30 WIB dan jam kepulangan 12.00-13.00 WIB.

Baca juga: Perkuat Status Green Card UNESCO, Pemkab Banyuwangi Siapkan Proses Revalidasi Geopark Ijen

“Program ini juga untuk mengurangi volume kendaraan di pagi hari serta bisa dijangkau oleh seluruh pelajar. Dari Sekolah Dasar hingga SLTA. Tanpa registrasi terlebih dahulu. Asal menggunakan seragam,” papar Ipuk.

Selain bermanfaat bagi ribuan pelajar di Banyuwangi, layanan tersebut juga sebagai menstimulus pendapatan para sopir angkot yang terlibat. Sekali trip mereka mendapat upah 75 ribu rupiah. Dalam sebulan, setiap kendaraan tak kurang dari 3 juta rupiah yang didapatnya.

Baca juga: Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

“Mereka juga bisa tetap menarik penumpang umum di luar jam antar jemput. Ini sekaligus untuk memastikan tersedianya kendaraan umum di wilayah Kota Banyuwangi,” terang Ipuk.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Komang Sudira Atmaja menjamin seluruh armada angkutan pelajar gratis laik jalan. Semua mobil sudah melakukan uji KIR sebagai persyaratan menjadi angkutan pelajar. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru