SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pemerintah Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik melakukan kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memberikan edukasi di Balai RW Dusun Ngebret, demi memajukan sentra industri makanan ringan yang menjadi unggulan desa.
Kepala Desa Morowudi M Sholeh mengatakan, sentra makanan ringan di wilayahnya sudah ada sejak dahulu terutama di Dusun Ngebret sebagai pelopornya.
Baca juga: Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Perguruan tinggi yang digandeng, adalah Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Gresik (Ungres) dengan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama.
Selama di Dusun Ngebret, mahasiswa peserta KKN dari kedua kampus tersebut, melakukan edukasi dan pendampingan UMKM utamanya soal packaging, branding dan pemasaran online.
Baca juga: Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Diskopindag Lumajang Gelar Bazar Murah Ramadhan Kareem
Jenis makanan ringan yang diproduksi sangat beragam, mulai dari kerupuk,keripik usus,keripik singkong hingga aneka keripik lainnya.
“Ada 60 peserta yang ikut, rata-rata merupakan remaja yang memulai usaha makanan ringan,” ujar kades, Selasa (30/07/2024).
Baca juga: Aktivitas Produksi Brem UMKM Madiun Tertunda Gegara Musim Hujan Berkepanjangan
Kepada pemula usaha ini, Kades Sholeh mengingatkan di era modern dan serba digital pelaku UMKM harus bertanformasi dan mengikuti perkembangan zaman.
“Era media sosial adalah keniscayaan, harus kita ikuti dan harapannya pelaku UMKM harus bisa memanfaatkan itu,” pinta Kades Sholeh. grs
Editor : Desy Ayu