SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Program makan bergizi dan gratis yang diujicobakan di SDN Klampis Ngasem III Surabaya hari ini mendapatkan perhatian besar dari para pejabat penting. Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, hadir bersama Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Emil Dardak, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk menyaksikan pelaksanaan program ini.
Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari pilot project yang bertujuan untuk memberikan makanan bergizi dan gratis kepada siswa SD.
Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli
"Program hari ini merupakan langkah awal dari rencana yang lebih luas untuk mengembangkan program ini melalui UMKM," ujar Khofifah.
Ia menambahkan bahwa setiap UMKM yang terlibat akan menyuplai 100 box makanan per hari dan diharapkan dapat menyerap 2-3 tenaga kerja per UMKM.
Makanan yang disiapkan oleh UMKM akan didistribusikan langsung ke sekolah melalui layanan driver online. Khofifah juga menggarisbawahi pentingnya efek multiplier ekonomi dari program ini.
"Melalui program ini, kita berharap ada dampak ekonomi yang luas, seperti peningkatan peluang kerja dan dukungan terhadap pertumbuhan UMKM," jelasnya.
Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan
Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya terhadap program ini, menilai Surabaya sebagai kota dengan populasi besar dapat menjadi model untuk keberhasilan program pemerintah di seluruh Indonesia.
"Surabaya sebagai kota besar akan menjadi tolok ukur keberhasilan program ini dan memberikan gambaran bagaimana program serupa dapat diimplementasikan di daerah lain," kata Gibran.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan sektor UMKM, yang diharapkan akan membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Dengan melibatkan UMKM dalam penyediaan makanan, pemerintah berharap dapat memberikan manfaat ganda: meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan menciptakan peluang ekonomi baru. zis
Editor : Mariana Setiawati