Ponpes Lirboyo Terbakar, 5 Unit Damkar Dikerahkan

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Api yang membakar sebuah rumah di kawasan Ponpes Lirboyo Kota Kediri akhirnya berhasil dipadamkan. Adapun bangunan yang terbakar merupakan kediaman pengasuh ponpes.

Abdul Muid Sohib atau Gus Muid salah seorang pengasuh Ponpes Lirboyo mengatakan bangunan yang terbakar adalah ndalem kasepuhan almarhum KH Marzuqi Dahlan yang saat ini ditempati Gus Akhlis.

Baca juga: Kiai Sepuh NU Ultimatum, Minta Rais Aam dan Gus Yahya Islah Sebelum Haji 2026

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, para santri yang berada di bangunan tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat. Namun sekitar 5 hingga 10 santri harus mendapatkan perawatan karena mengalami sesak napas ringan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya ada beberapa santri putri yang sesak nafas karena asap dan semuanya telah ditangani tim kesehatan," kata Gus Muid, Senin (5/8/2024).

Baca juga: Tumbuhkan Motivasi Wali Kota Kediri Ajak Ribuan Anggota Kopri dan PGRI Ikut Olah Ragah Jalan Sehat

Gus Muid menambahkan saat kebakaran, Gus Akhlis diketahui tak berada di lokasi. Sebab, Gus Akhlis berada di Sentono Gedong. "Alhamdulillah, beliau pribadi sejak sebelum kejadian telah berada di Setono Gedong," ujar Gus Muid.

Kepala UPT Damkar Kota Kediri Fanni Eryanto mengatakan pihaknya berhasil memadamkan api sekitar 15.00 WIB setelah mengerahkan 5 unit damkar. Sedangkan api diduga dari korsleting listrik.

Baca juga: Napak Tilas Jejak Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Mbak Wali Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Juang

"Kita membawa perawatan blower untuk mengeluarkan asap, juga dilakukan suplai air sebanyak lima kali. Penanganan api, sampai padam selesai sekitar pukul 15.00," kata Fanni.

Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Akibat kebakaran, asap membumbung tinggi di sekitar kawasan. 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru